Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - “Buku yang berjudul 57 Khutbah Jumat itu sesat karena mengajak masyarakat ke arah paham Syiah. Dalam buku tersebut yang paling terlihat jelas kalau mengarah ke paham Syiah adanya kalimat yang menyebutkan bahwa ahlil bait Nabi Muhammad itu hanya ada lima. Yaitu Nabi Muhammad, Siti Fatimah, Ali, Hasan dan Husein cucu Nabi. Ini jelas-jelas sesat. Padahal ahli bait di situ juga ada istri Rasulullah, Siti Khadijah,” ujar Ketua MUI Kabupaten Jember Prof Dr KH Abdul Halim Subahar saat press conference di hadapan media.

Menurut Halim, penulis dalam buku tersebut juga tidak jelas. Hanya ada nama penyunting. Kejanggalannya lagi, buku tersebut juga tidak disertai ISBN. Sedangkan alamat penerbit yang bernama Islma Integral juga tidak ditemukan. “Dari ketiga unsur itu saja, buku ini tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ucap dia.

Atas beberapa kejanggalan tersebut dan dikhawatirkan menimbulkan keresahan dan perpecahan umat, MUI Kabupaten Jember mengeluarkan fatwa agar buku yang jumlahnya 14 ribu lebih tidak diedarkan. “Saat ini ada 14 ribu lebih buku tersebut yang sudah ditahan. Di kodim ada hampir 2 ribu buku. Sedangkan yang ditahan di Koramil Kalisat ada 13 ribu buku,” ungkapnya sebagaimana dilansir Jatimtimes.com, (4/4/18).

Sebagaimana diketahui bahwa publik Jember sempat dihebohkan oleh adanya buku berjudul ’57 Khutbah Jumat’. Menyikapi hal tersebut, Rabu (28/3/2018) MUI Kabupaten Jember mengeluarkan fatwa yang melarang buku tersebut diedarkan. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: