Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar mengatakan, buku 57 Kutbah Jumat tersebut dinilai sangat berpotensi meresahkan dan banyak paham Syiah yang dikembangkan di dalamnya. Dia mengatakan, isi buku tersebut tidak sesuai dengan paham arus utama keislaman di Indonesia dan memiliki kajian yang dangkal.

Karena di dalamnya hanya mengutip tiga pendapat yang biasa dikembangkan Syiah dalam melihat Ahlu Bait, seperti pandangan Ali bin Abi Thalib, Hasan, dan Husein, lansir Republika.co.id, (30/3/18).

Sebelumnya masyarakat tengah dirisaukan dengan beredarnya buku buku berjudul 57 Khutbah Jumat: Runut Logika Agama yang Terpadu dengan Kebangsaan dan Sentuhan Do'a terindikasi berpaham Syiah. Buku itu diterbitkan oleh lembaga Islam integral yang dipimpin oleh Ali Assegaf. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: