Breaking News
Loading...



Oleh *Zulkarnain El Madhuri*

Kicauan anti Arab yang marak di negeri ini tidak terlepas dari gurita ujaran kebencian yang dikampanyekan Syiah ratusan tahun yang lalu.

Revolusi Iran menjadi jalan tol Syiah di dalam menyebarkan ujaran kebencian melalui Fiksi fiksi yang dibuatnya dalam bentuk kitab dengan target tujuan adalah menghancurkan Islam dari dalam.

Terkait Syiah  lebih dominan disebut imamiyah atau Rofidhoh.,  kelompok paling anti Sunni dan paling anti Arab sebagaimana yang tertulis dalam doktrin Syiah.  berupa kitab kitab yang disusun para gembong syiah di dalam menyebarkan ujaran kebencian. Dokumen Syiah  adalah dokumen penting mereka di dalam merujuk segala bentuk aksi bela Syiah melalui sosok-sosok yang terlatih dan dicuci otaknya untuk membenci kaum Sunni disamping membenci Arab sebagaimana langkah-langkah yang dilakukan mereka dalam berbagai pihak yang terkandung dalam agama Syiah.

Dalam hal ini kebencian yang ditularkan kepada pengikut-pengikutnya disamping sebagai dakwah keluar tidak terlepas dari usaha besar mereka menciptakan kebencian terhadap bangsa Arab.

 Bukankah Tanpa Alasan mengapa harus benci Arab, Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah orang, Ahlul Bait Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah.  para sahabat nabi yang merobohkan Persia adalah orang Arab. Tertentu kebencian terhadap Arab itu alasan mendasar para pengikut agama Syiah yang dibesarkan oleh pers sebagai media balas dendam terhadap kaum muslimin dengan berkedok cinta Ahlul Bait meskipun hatinya berumur kebencian merobohkan agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam



Berikut ini adalah beberapa apa buku Syiah mengatakan pembantaian Mahdi mereka dari orang-orang Arab, dan sebagai bukti bahwa Imam Mahdi Syiah itu tukang jagal pembunuh sekaligus adalah Wakai Dajjal di muka bumi bukan Imam Mahdi yang dijanjikan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang membawa kedamaian kepada umat manusia, tetapi adalah Imam yang membawa kerusakan dan kebinasaan secara rasisme terhadap bangsa lain di samping golongan-golongan yang berbeda dengan mereka:

       ما بقي بيننا وبين العرب إلا الذبح الغيبة للنعماني

"Tidak satupun tersisa orang-orang Arab dari kami dan, kecuali harus dibantai." (Bihar Al-Anwar oleh Baqir Al-Majlisi, , Bab  52, hal. 349 dan Al-Ghaiba Al-Numani, , hal. 155)

"Al-Muntazar (Orang yang ditunggu tunggu, yang berarti Imam Mahdi versi Syiah) akan melalui orang-orang Arab dan membunuh mereka." (Bihar al-Anwar Baqir Al-Majlisi, , Bab 52, hal. 318)


إتق العرب فإن لهم خبر سوء أما إنه لم يخرج مع القائم منهم أحد بحار الأنوار , الغيبة للنعماني   


" takutlah wahai orang-orang Arab karena akan ada berita yang sangat buruk datang pada mereka, yang mengabarkan : tidak satupun dari mereka akan lepas dari  tangan Al-Qa'im (IMamMahdi Syiah si Pembunuh]." (Baqir Al-Majlisi, Bihar Al-Anwar, Vol. 52 , p. 333, dan Al-Numani, Al-Ghaiba, p. 254) narasi Syiah ini memperingatkan orang-orang Arab dari hal-hal buruk yang akan terjadi pada orang-orang Arab karena tidak ada orang Arab, termasuk Syiah Arab, akan mengikuti Mahdi.


يروي المفيد عن أبي عبدالله أنه قال إذا قام القائم من آل محمد عليهم السلام أقام خمسمائة من قريش فيضرب أعناقهم ثم خمسمائة أخر حتى يفعل ذلك ست مرات

Al Mufidz meriwiyatkan  dari  Imam Abi Abdullah (Imam Syiah ke 6), ia mengatakan: "Ketika Qa'im (Imam Mahdi Syiah) dari kelurga besar Muhammad ‘alahis salam,  membangkitkan lima ratus dari Quraisy ( suku Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam ), lalu memenggal leher mereka, kemudian dibawa lagi lima ratus orang padanya dan mengalami Nasib yang ,dan Imam mahdi melalukan pembantaian hingga enam kalia berulang. " (Al-Irshad oleh Al-Mufid Al-Tusi,)


Fakta ini menunjukkan bahwa lahirnya agama Syiah dan besar di Iran itu merupakan media utama bangsa Persia yang mengenang kembali kejayaan Persia lama dengan cara bubarkan kebencian terhadap Islam melalui atribut Ahlul Bait yang senantiasa menjadi simbol dari orang-orang yang di Cinta Nabi, Padahal mereka itu adalah musang berbulu ayam yang siap memangsa umat Islam dari berbagai penjuru. Adalah langkah keberhasilan yang dilakukan oleh para gembong gembong Syiah sebagai pencetus sumber ujaran kebencian

0 komentar: