Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporan bahwa pasukan Assad telah melemparkan 1.128 bom birmil selama bulan Oktober. Demikian dikutip dari situs El-Dorar, Selasa (08/11).

Di antara dampaknya, 14 warga sipil tewas, termasuk seorang anak dan seorang wanita, dan dua staf medis, salah satunya dokte. Birmil menghancurkan sebuah masjid dan sekolah dan tiga pusat medis, ambulans, dan enam markas Pertahanan Sipil, sumber air, dan pusat layanan resmi.

Observatorium meminta aga DK PBB dapat memastikan dengan sungguh-sungguh resolusinya. Yakni melarang pengiriman senjata terhadap Rezim Assad, dan menindak pihak-pihak yang telah mengirimkannya.

Seperti diktahui, pasukan Assad sering menggunkan bom birmil karena murah dan dapat memberikan efek merusak yang luas, terutama dalam menargetkan warga sipil. Bom birmil dibuat dari drum yang diisi bahan peledak dan material-material keras. (kiblat)

0 comments: