Breaking News
Loading...

Foto hubungan Syiah dan Yahudi
Syiahindonesia.com - Siapa yang memborbardir dan melantakkan Fallujah, Irak? Siapa yang mengepung umat Islam hingga mati kelaparan di Madaya, Suriah? Siapa yang mengusir bahkan menggantung umat Islam di pinggir jalan di Iran dan Irak?

Sejumlah pertanyaan itu menjadi pamungkas acara pembekalan 200 orang dai tentang Syiah di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta. Acara itu berlangsung selama 3 hari di pekan pertama bulan Mei 2016 ini.

Kepada mereka diingatkan untuk terus waspada dengan penyebaran ideologi Syiah di tengah kaum Muslimin.

“Solusi menghadapi gerakan Syiah adalah banyak membaca, belajar, sekaligus mengajarkan kepada umat tentang bahaya Syiah,” ucap Syaikh Ali Abdullah al-Ammari, pemateri dalam kegiatan itu.

Menurut Ali al-Ammari, ajakan taqrib (berdamai) antara ahlu sunnah dan Syiah adalah ilusi yang menipu. “Bagaimana bisa ikhwah (bersaudara) sedang kalian (Syiah. Red) membunuhi saudara kami. Tidak ada ukhuwah di antara Sunni dan Syiah,” tegasnya.

Menurut Ali al-Ammari, hal itu bukan dikatakan oleh dirinya sendiri. Tapi berdasar fakta sejarah sejak dulu hingga sekarang.

Realitas itu juga menjadi doktrin yang terdapat dalam kitab-kitab induk Syiah dan disebutkan dalam ceramah-ceramah para ulama Syiah. (hidayatullah)

0 comments: