Breaking News
Loading...

Ketua MUI Jatim, KH. Abdusshomad Buchori
Syiahindonesia.com - Dalam malam taa’ruf Musyawarah Nasional  IX Majelis Ulama Indonesia (Munas IX MUI) di Garden Palace Hotel, Surabaya, Senin (24/8), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, KH. Abdusshomad Buchori meminta kepada peserta Munas yang hadir agar membahas soal Syiah. Alasannya, Syiah merupakan paham berbahaya dan ancaman besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau Syiah besar, dikhawatirkan Indonesia akan seperti di Irak dan Timur Tengah lainnya. Timur Tengah menjadi tidak aman karena ada agen dari luar dan Israel yang menginginkan kacaunya kawasan itu. Saya memohon agar di forum Munas MUI ini dibahas tentang paham Syiah,” kata KH. Abdusshomad.

Dikatakan Ketua MUI Jatim ini, di Jawa Timur sudah ada Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 55 Tahun 2012 tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur. Seperti diketahui, Pergub Jatim tersebut menjadi acuan aparat penegak hukum untuk menciptakan harmonisasi hubungan kelompok-kelompok dan aliran keagamaan di Jawa Timur, khususnya dalam kaitannya dengan Sunni-Syiah.

Lebih lanjut, KH. Abdusshomad mengatakan, Islam di Indonesia adalah Islam yang washathiyah, seperti yang menjadi tema Munas IX MUI “Islam Wasathiyah untuk Indonesia dan Dunia yang Berkeadilan dan Berkeadaban. Karena itu karakter Islam Wasathiyah bukanlah liberal dan juga tidak ekstrim. Moderat itu juga jangan diartikan liberal.

“Tolong peserta Munas MUI meluruskan pengertian itu,” kata Kiai.

Saat ini dijelaskan KH. Abdusshomad, keberadaan masjid di Jawa Timur mencapai 43.000 masjid dan 165.000 musholla, serta 6.000 pondok pesantren. Sedangkan umat Islam Jatim 96,6 persen dari penduduk 40 juta.  Adapun Jawa Timur terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota.

Hadir dalam malam ta’aruf Munas IX MUI, diantaranya: Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Irman Gusman. (desastian/Islampos/syiahindonesia.com)

0 comments: