Breaking News
Loading...



Oleh Zulkarnain El Madury

Target membunuh kaum Sunni Indonesia itu bukan dongeng dan cerita semata. Target menumpas Sunni adalah fakta tertulis di dalam kitab-kitab Syiah, mereka tidak akan pernah berhenti menyuarakan kebencian kepada para sahabat nabi dan istri-istrinya Sallallahu Alaihi Wasallam, selagi Indonesia belum mayoritas Syiah. Mereka gencar melakukan berbagai kampanye anti Sunni melalui berbagai media termasuk sikap taqiyah atau kepura-puraan mereka di dalam beradaptasi dengan Sunni merupakan bagian program dalam rangka menghanguskan Sunni dari bumi Indonesia.

Sebagaimana perkataan dedengkot Syiah nikmatullah Al jazairi dalam kitab nya bagaimana memulai Imam Abu Hanifah sebagai nashibi termasuk penghalalan penghabisan dan genosida terhadap kaum Sunni di seluruh dunia terasa sekali beraroma darah di dalam Kitabnya.

 Nikmatullah Al-Jazairy mengatakan : "Makna ini didukung dengan bahwasanya para imam dan pemuka-pemuka syi'ah telah memberikan lafal Nashibi kepada Abu Hanifah dan yang semisalnya, padahal Abu Hanifah tidaklah menegakan permusuhan kepada ahlul bait, bahkan ia mengkhususkan waktu untuk ke ahlul bait, ia menampakan kecintaan kepada ahlul bait. Memang benar, ia menyelisihi pendapat ahlul bait, ia berkata, "Ali berpendapat demikian, dan aku berpendapat demikian.... Perkara yang kedua : yaitu tentang bolehnya membunuh mereka (ahlus sunnah) dan halalnya harta mereka. Dan engkau telah mengetahui bahwasanya mayoritas ashab (para ulama syi'ah) telah menyebutkan pengertian nashibi dengan definisi khusus ini dalam bab thoharoh dan najis. Dan hukum nashibi di sisi mereka (para ulama syi'ah) adalah seperti seorang kafir harbi dalam mayoritas hukum-hukum fikih. Adapun berdasarkan definisi yang telah kita sebutkan maka hukumnya mencakup (umum) sebagaimana engkau tahu, As-Shoduuq meriwayatkan kepada Dawud bin Farqod, ia berkata, "Aku berkata kepada abu Abdillah 'alaihis salaam, apa pendapatmu tentang membunuh nashibi?". Ia berkata, "Nashibi darahnya halal, akan tetapi lindungilah dirimu, jika kau mampu untuk menindihkan dinding kepadanya, atau menenggelamkannya di air agar tidak ada yang menjadi saksi atas perbuatannya, maka lakukanlah !!". Aku berkata, "Bagaimana pendapatmu tentang hartanya?", ia berkata, "Ambilah semampumu !" [Al-Anwar An-Nukmaniyyah 2/307]

Menyimak perkataan nikmatullah tersebut sangat jelas sekali penyebar ujaran kebencian terhadap kaum Sunni sebagai bentuk pembelaan terhadap Husein sehingga menyimpulkan adalah menjadi keharusan kaum Sunni dihabisi dari dunia ini untuk menebus kematian Husein bin Ali radhiallahu anhu. Apalagi perkataan nikmatullah Al jazairi yang mengulas perkataan Imam Imam nya menunjukkan kebencian yang amat sangat dengan menghalalkan pembunuhan terhadap kaum Sunni dan menghalalkan seluruh harta kaum Sunni untuk dirampok oleh mereka, hal ini merupakan modal untuk menyatakan perang ketika mereka berada dalam sebuah kekuatan. Dan untuk mencapai tujuan bisa bergandeng tangan dengan siapa saja yang penting bisa menuju kesuksesan cita-cita syiah di dalam menghancurkan kaum Sunni di Indonesia.

Kelompok atau partai apapun yang bisa digunakan untuk berteduh mereka sekaligus akan menjadi kendaraan mereka di dalam memburu kemenangan sebagai wasilah membunuh kaum Sunni di Indonesia


************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

*********************************************************************
Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: