Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - "Mengingat kesamaan itulah Syiah dan Komunis adalah mitra strategis dimana-mana," demikian yang ditulis oleh M Rizal Fadillah dalam sebuah artikel berjudul "SYIAH DAN KOMUNIS" yang terposting di laman resmi ANNAS, Annasindonesia.com, (1/1/19).

Orang sering salah persepsi seolah-olah Syiah adalah mazhab dalam Islam. Mazhab adalah perbedaan untuk aspek furu'iyah sedangkan Syiah memiliki perbedaan pada aspek ushuliyah. "Rukun Iman" Syiah yang memasukkan imamah jelas bukan ajaran Rosulullah SAW. Begitu juga dengan "Wilayah" sebagai "Rukun Islam"  itu mengada-ada dalam Agama. Keyakinan bahwa Al Qur'an tidak orisinal, Hadits itu termasuk ucapan Imam-Imam, Iman pada Imam yang "hilang", serta "bertawashul"  pada Zainab sebagai sebab dari makbul do'a, menunjukkan bahwa Syiah itu bukan mazhab, bahkan ajaran sesat bukan Islam.

Syi'ah adalah gerakan politik sejak kelahirannya yakni konflik kekhalifahan antara Ali dengan Muawiyah. Dendam politik adalah landasan geraknya. Ritual yang membingkai gerakan Syiah mendukung konsep pembalasan dendam itu.  Menyakiti diri "tathbir", missi Al Qaim untuk membunuh non Syiah, memindahkan Ka'bah ke Karbala, menegakkan hukum Daud dan Sulaeman, membuktikan bahwa Syiah hadir memang  untuk menunaikan misi politik. Menegakkan ideologi Imamah dan Wilayah.

Syiah itu serupa dengan Komunis hanya saja Komunis terang terangan memusuhi Agama sedangkan Syiah justru membingkai diri dengan Agama. Tapi dua-duanya adalah gerakan politik yang sama. Misinya merebut kekuasaan. Mengganti dengan ideologi Komunis dan ideologi Imamah. (albert/syiahindonesia.com)

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: