Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Memang layak jika kaum Syiah Rafidhah-disamping berbagai penyimpangan dan kesesatan mereka yang lain- disebut dan diberi gelar SANG PENDUSTA.

Yang menyematkan gelar inipun bukan orang sembarang, namun para imam ahlus sunnah yang sudah banyak “makan garam” dan mengetahui seluk beluk sekte yang satu ini.

Sehingga apa yang mereka nyatakan memang benar adanya tanpa ada keraguan sedikitpun.

Coba simak ucapan al-Imam asy-Syafi’i rahimahullahu:

لَمْ أَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ الْأَهْوَاءِ أَكْذَبَ فِي الدَّعْوَى , وَلَا أَشْهَدَ بِالزُّورِ مِنَ الرَّافِضَة

“Aku belum pernah melihat para pembela hawa nafsu yang lebih berdusta dalam gugatan dan yang paling berani bersaksi palsu daripada kaum Syiah Rafidhah.” (al-Ibanah al-Kubra karya Ibnu Baththah)

Al-Imam Malik bin Anas rahimahullahu, imamnya kota Madinah juga pernah berucap:

لَا تُكَلِّمْهُمْ وَلَا تَرْوِ عَنْهُمْ فَإِنَّهُمْ يَكْذِبُونَ.

“Jangan kalian berbicara kepada mereka (kaum Syiah Rafidhah) dan jangan meriwayatkan hadits dari mereka karena sesungguhnya mereka kaum pendusta.” (al-Muntaqa’ karya adz-Dzahabi)

Berkata al-imam al-A’masy rahimahullahu:

أدْركْت النَّاس وَمَا يسمونهم إِلَّا الْكَذَّابين يَعْنِي أَصْحَاب الْمُغيرَة بن سعيد

“Aku mendapati manusia yang tidaklah mereka disebut kecuali sebagai para pendusta. (mereka itu) yakni teman-temannya al-Mughirah bin Said (al-Bajali, seorang penganut Syiah Rafidhah tulen).” (Minhajus Sunnah karya Ahmad bin Abdul Halim)

Al-Imam Yazid bin Harun rahimahullahu berkata:

يكتب عَنْ كُلِّ صَاحِبِ بِدْعَةٍ إِذَا لَمْ يَكُنْ دَاعِيَةً إِلَّا الرَّافِضَةَ، فَإِنَّهُمْ يَكْذِبُونَ

“Riwayat hadits dari setiap ahlul bid’ah dicatat selama bukan sebagai da’i (penyeru kepada) kebida’ahan tersebut kecuali (riwayat hadits tidak diterima sama sekali) dari kaum Syiah Rafidhah karena mereka pendusta.” (Minhajus Sunnah karya Ahmad bin Abdul Halim)

Seorang penganut Syiah yang bernama Syarik bin ‘Abdillah al-Qadhi pernah menyatakan persaksiannya:

أَحْمِلُ الْعِلْمَ عَنْ كُلِّ مَنْ لَقِيتُ إِلَّا الرَّافِضَةَ، فَإِنَّهُمْ يَضَعُونَ الْحَدِيثَ، وَيَتَّخِذُونَهُ دِينًا

“Aku mengambil ilmu dari siapa saja yang aku temui kecuali dari kaum Syiah Rafidhah Karena mereka sering mendustakan hadits kemudian menjadikannya sebagai agama.” (al-Muntaqa’ karya adz-Dzahabi)

Demikianlah kaum Syiah Rafidhah, lisan-lisan mereka terbiasa untuk berdusta. Tidak hanya dusta dalam bersaksi, mereka pun berani untuk berdusta atas nama Rasulullah.

Yah, inilah salah satu kejahatan dan kesesatan kaum Syiah Rafidhah dari berbagai macam dan jenis kesesatan yang ada pada mereka.

Berdusta, sebuah kejahatan yang lebih dikenal dengan istilah taqiyyah. Yuk-kenal-nu.net

0 komentar: