Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Unjuk rasa dimulai dari kota Masyhad di wilayah utara, Kamis (28/12), menolak kenaikan harga barang bahan pokok , dan demo ini menyebar ke kota-kota besar lainnya pada Jumat (29/12).

Pemerintah Iran menuduh kelompok anti-revolusioner dan agen-agen kekuatan asing yang dianggap menyebarkan virus anti pemerintah.

Secara keseluruhan, jumlah pengunjukrasa disebutkan berkisar antara ratusan orang di tempat tertentu dan ribuan orang di tempat lainnya.

Massa dilaporkan meneriakkan slogan menentang bukan hanya kepada Presiden Hassan Rouhani tetapi juga kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan peraturan keagamaan pada umumnya. BBC Indonesia

0 komentar: