Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Deir Zour – Sekutu kuat rezim Bashar Assad, Syiah Hizbullah mengklaim kemenangan dalam perang Suriah. Meskipun masih tersisa sejumlah pertempuran di wilayah Suriah timur.

“Kami telah menang dalam perang (di Suriah)… dan yang tersisa adalah pertempuran yang tersebar,” kata pemimpin kelompok Hassan Nasrallah, seperti dikutip surat kabar pro-Hizbullah, Al-Akhbar, Selasa (12/09).

Perang sekarang terfokus di sebelah timur negara, di mana serangan udara oleh pesawat tempur Rusia menewaskan 69 orang di Deir Zour sejak Sabtu lalu.

Didukung oleh Rusia dan Iran, Assad telah menghancurkan sejumlah wilayah yang dikuasai oposisi di kota-kota Aleppo, Homs dan Damaskus di Suriah barat selama setahun terakhir. Secara militer, kemajuan Assad tidak bisa dipungkiri dalam konflik selama enam tahun tersebut.

Pada hari Selasa, kepala markas tentara Rusia di Suriah, Alexander Lapin, mengatakan bahwa tentara Suriah telah membersihkan 85 persen wilayah negara tersebut dari militan. “Militan ISIS masih memegang kendali sekitar 27.000 km persegi wilayah Suriah,” imbuhnya.

Pusaran Pertempuran di Deir Zour

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia, Turki, Iran dan Amerika Serikat di daerah-daerah yang dikuasai oposisi di Suriah barat telah membuat pekerja Suriah bebas. Hal itu juga membantu kemajuan rezim Assad ke timur, ke provinsi kaya minyak Deir Zour.

Ekskalasi militer ke arah timur ke Deir Zour, yang tidak terpikirkan dua tahun yang lalu ketika Assad tampak dalam bahaya, telah menggarisbawahi posisinya yang semakin percaya diri.

Pasukan pemerintah minggu lalu mencapai kota Deir Zour, ibu kota provinsi di Sungai Efrat, memecah pengepungan ISIS dari sebuah wilayah yang dikelola pemerintah dan sebuah pangkalan udara terdekat.

Dalam pidato di televisi bulan lalu, Assad mengatakan ada tanda-tanda kemenangan dalam perang tersebut, namun pertempuran terus berlanjut.

Sementara itu, milisi yang didukung AS yang bertempur di bawah panji Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dalam beberapa hari terakhir melancarkan serangan terpisah terhadap ISIS di provinsi Deir Zour.

SDF, yang didominasi oleh milisi Kurdi YPG, juga melakukan kampanye untuk merebut kota Raqqa dari ISIS. Namun menghindari konflik dengan rezim Suriah. Kiblat

0 komentar: