Breaking News
Loading...




 
Sudah Datangkah Kepadamu Siapa Rafidhah

 OLeh : Zulkarnain El-Madury

Kata Rafidhah menjadi tenar, karena menampilkan sikap kontroversi, sosok yang membedakan diri dari suasana Islam yang tidak Rasis. Rafidhah memisah Islam dari sahabat, bagi mereka Islam adalah Rafidhah, dan menghukumi semua ulama Islam dan umatnya yang bertolak belakang dengan Rafidhah disebut NASHIBI yang ditujukan pada Ahlussunah.

Lalu apa dan siapa Rafidhah yang menyatakan Islam baru sah kalau mengikuti 12 Imam, apa makna Rafidhah yang memisahkan Islam dari mata rantai sahabat dan umatnya, dan siapa gembong Rafidhah yang dianut syiah laknatullah. Mengapa kemudian kata Syiah harus identik dengan Rafidhah ?

Dalam Kitab Siyar A’lam anNubala pada Juz 5 hal 390 diriwayatkan ole ad-Dhahabi :

قال عيسى بن يونس جاءت الرافضة زيدا فقالوا تبرأ من أبي بكر وعمر حتى ننصرك قال بل أتولاهما قالوا إذا نرفضك فمن ثم قيل لهم الرافضة

Isa bin Yunus berkata :” Rafidhah mendatangi Zaid, mereka berkata :”berlepaslah dari Abu Bakar dan Umar biar kami menolongmu kelak”. Zaid menjawab:” Sungguh aku berwala [loyal] pada keduanya [ Abu Bakar dan Umar]. Mereka menjawab : “ Kalau begitu aku juga menentangmu> dari sanalah “kata rafidhah “ diucapkan pada mereka. 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah telah menerangkan dalam Majmu’ Fatwa 4/435

قيل للإمام أحمد‏:‏ من الرافضي‏؟‏ قال‏:‏ الذي يسب أبا بكر وعمر‏.‏ وبهذا سميت الرافضة، فإنهم رفضوا زيد بن علي لما تولى الخليفتين أبا بكر وعمر، لبغضهم لهما، فالمبغض لهما هو الرافضي، وقيل‏:‏ إنما سموا رافضة لرفضهم أبا بكر وعمر

Ditanya pada Imam Ahmad : Siapa Rafidhah ? . jawab Imam Ahmad : Mereka yang memaki Abu Bakar dan Umar, oleh karena itu mereka disebut Rafidhah. Mereka bersebrangan dengan Zaid bin Ali , tatkala Zaid berpihak pada Abu Bakar dan Umar. Mereka membenci keduanya, kebencian Rafdihah itulah disebut Rafidh . Dikatakan juga : Mereka dinamakan Rafidhoh karena sebab mereka menolak Abu Bakar dan Umar. [ abu Bakar dan Umar musuh utama  mereka, dan menolak dan menentang semua sikap keduanya]
Kemudian Ibnu Taimiyah menyatakan :

وأصل الرفض من المنافقين الزنادقة، فإنه ابتدعه ابن سبأ الزنديق
Asal rafidhah itu dari kelompok munafiq dan zindiq , yang menciptakan kelompok Rafdihah atau perintisnya adalah Abdullah bin Saba Zindik.
Dalam Bab 28 halam 483 , Ibnu Taimyah juga mengatakan :
وقد ذكر أهل العلم أن مبدأ الرفض إنما كان من الزنديق عبد الله بن سبأ؛ فإنه أظهر الإسلام وأبطن اليهودية، وطلب أن يفسد الإسلام، كما فعل بولص النصرانى، الذى كان يهوديا فى إفساد دين النصارى
Para Ulama menyebutkan : bahwa awal mulanya muculnya Rafidhoh itu dimulai dengan muncul Abdullah bin Saba Zindiq, dia menampakkan Islamnya dan menyembunyikan keyahudiannya, karena dasarnya untuk merusak Islam sebagaimana dilakukan Paulus merusak agama Nashrani, sedangkan dia adalah Yahudi yang berhasil merusak agama Nasrani.
Menurut Ibnu Hajar atsqalany menyatakan :
عبد الله بن سبا من غلاة الزنادقة ضال مضل
Abdullah bin Saba yang parah zindiqnya, sesat menyesatkan [Mizanul I’tidal]
Jelas Abdullah bin Saba dedengkut Rafidhah, perintis dan pendiri partai anti syahabat yang pertama kali meletakkan asas kebencian. Kelak kemudian disusul para penikutnya yang sama sama menanam kebencian pada Islam, yaitu para rahbar Persia yang tidak luntur setianya membela kepentingan keturunan Yadgar , penguasa Persia yang tumbang
Abu Zar’ah Ar- Razi tuturnya dalam kitabnya :
وقال أبو زرعة الرازي : ( إذا رأيت الرجل ينقص أحداً من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم فاعلم أنه زنديق
“ Bila kalian melihat seseorang mendistorsi seorang sahabat Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam , ketahuilah, dia pasti seorang Zindiq .
Syiah Rafidhah sama halnya zindiq, mereka derajatnya tidak beda dengan para fasiq yang sekedar mampu melafadzkan syahadat, tetapi batal syahadatnya. Jadi Rafidhah yang bermakna enggan mengakui sahabat Nabi, juga enggan mengakui hadits hadits Nabi melalui sahabat, termasuk menolak Quran yang dikumpulkan dijaman pemerintahan Usman. Juga bisa disimpulkan, mereka tidak beragama dengan keyakinan yang melalui sahabat Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

0 komentar: