Breaking News
Loading...

Presiden Hadi dalam pertemuan di Ma'rib
Syiahindonesia.com - Presiden Yaman Abdurrabbuh Mansour Hadi menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kedaulatan negaranya dari rongrongan pemberontak Hutsi. Hadi  juga menyebut bahwa tidak akan pernah ada negara ‘Persia’ di wilayah Yaman.

“Yaman tidak akan pernah berubah menjadi negara ‘Persia’. Dan kami akan mengambil alih Sanaa secara keseluruhan dalam waktu dekat,” kata Hadi dalam sebuah pertemuan di Ma’rib, seperti dikutip dari alarabiya, Ahad (10/7/2016).
Banner Utama

Pernyataan ini merujuk kepada pemberontak Hutsi yang terus menerus berusaha menggulingkan pemerintahan Yaman yang sah. Seperti diketahui, pemberontak Hutsi mendapatkan sokongan dari Iran, negara yang menginginkan bangkitnya kekuatan Persia Raya.

Pengamat politik Timur Tengah, Abdullah An-Nafisi bahkan menyebut bahwa dukungan Iran untuk pemberontak Hutsi begitu menyeluruh, mulai dari dana, persenjataan, pengiriman ahli militer serta pelatihan para tentara.

Karena ulah pemberontak itulah Hadi kemudian meminta bantuan kepada negara-negara Arab untuk menjaga Yaman dari rongrongan pemberontak. Arab Saudi kemudian merespon permintaan tersebut dan membuat koalisi militer demi menjaga Kedaulatan Yaman. (azman/fokusislam)

0 comments: