Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Kita semua -Kaum Muslimin- tentu yakin dengan seyakin-yakinnya tanpa keraguan sedikitpun bahwa Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam telah sukses dalam Dakwahnya. Demi Allah, Islam telah sempurna. Beliau adalah manusia terbaik yang dipilih oleh Allah dan diutus sebagai Rahmat bagi alam semesta. Aku tanya kepada engkau wahai yang memiliki akal, apakah Allah akan menjadikan seorang hamba yang lemah sebagai pemimpin umat sekaligus pengemban Risalah Agung? Apa jadinya jika Islam ketika awalnya didakwahkan dipimpin oleh orang lemah? Atau adakah manusia yang menyatakan bahwa Allah salah memilih? Betapa hina wajahnya, betapa busuk 'Aqidahnya.

Dan diantara orang-orang hina itu, dia telah mati dengan kain kafannya yang tercabik-cabik. Siapakah orang tersebut? Tidak lain dan tidak bukan dia adalah satu dari pemimpin besar agama Syi'ah, yakni Khomeini Az-Zindiq. Pujaan hamba-hamba Mut'ah bersamaan dirinya adalah tukang Mut'ah. Dialah seorang yang menganggap bahwa Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam adalah seorang Hamba yang lemah dengan mengatakan bahwa Beliau -Rasulullah- Shallallaahu 'Alaihi Wasallam termasuk para Nabi 'Alaihimush Sholatu Wa Sallam tidak berhasil menegakkan keadilan pada masa dakwahnya! Astaghfirullah Al-'Azhim.. Demi Allah ini adalah penghinaan terhadap Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. Ini adalah penghinaan terhadap Nabi kalian wahai Kaum Muslimin! Ini adalah penghinaan terhadap para Nabi dan Islam!

Dia -Khomeini- Az-Zindiq berkata :

فكل نبي من الأنبياء إنما جاء لإقامة العدل وكان هدفه هو تطبيقه في العالم لكنه لم ينجح، وحتى خاتم الأنبياء صلى الله عليه وآله وسلم الذي كان قد جاء لإصلاح البشر وتهذيبهم وتطبيق العدالة فإنه هو أيضاً لم يوفَّق، وإن من سينجح بكل معنى الكلمة ويطبق العدالة في جميع أرجاء العالم هو المهدي المنتظر

"Maka setiap Nabi dari nabi-nabi yang ada, sesungguhnya datang untuk menegakkan keadilan, dan tujuannya adalah menerapkannya di seluruh dunia. AKAN TETAPI MEREKA TIDAK BERHASIL, BAHKAN SAMPAI PENUTUP PARA NABI (yakni Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam) yang datang untuk memperbaiki keadaan manusia dan membimbing mereka serta menerapkan keadilan juga TIDAK DIBERIKAN TAUFIQ. Dan sesungguhnya orang yang akan berhasil dengan segala makna kalimat dan menerapkan keadilan diseluruh penjuru dunia adalah Al-Mahdi Al-Muntazhar" [Mukhtarat Min Ahadits Wa Khithabat Al-Imam Al-Khomeini 2/42] (jaser-leonheart.blogspot.com/syiahindonesia.com)

Berikut screen shotnya:


0 comments: