Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pertahanan Udara Arab Saudi pada Senin (20/5) pagi dini hari berhasil mencegat dua rudal balistik Houtsi; satu di atas kota Taif dan lainnya di atas kota Jeddah. Keduanya diarahkan ke jantung kota umat Islam, Makkah al-Mukarramah.

Rudal balistik Arab Saudi berhasil menghalau serangan tersebut berjarak 60 km dari kota Mekah. Puing-puing rudal jatuh di lembah yang membentang ke arah kota Mekah.

Mengomentari serangan tersebut, Kolonel Turki Al-Maliki, juru bicara Pasukan Koalisi yang dipimpin Saudi, mengatakan “sistem pertahanan udara berhasil mendekteksi pada Senin pagi rudal yang meluncur di udara dan ditangani sebagaimana mestinya,” sebagaimana yang dikutip Saudi Press Agency.

Ini adalah kedua kalinya pemberontak Syiah Houtsi di Yaman mencoba menargetkan Mekah. Pertama kali milisi yang didukung Iran menargetkan kota suci itu pada bulan Juli 2017.

Saat ini Mekah penuh dengan jutaan peziarah dan pengunjung di bulan suci Ramadhan.

Meskipun demikian, tidak sedikit pengunjung kota Makkah masih merasakan keamanannya, “Peziarah dan jemaah umrah melakukan ibadah dalam kedamaian dan kenyamanan,” kata Khidr Al-Nifei, seorang yang sedang melakukan ibadah umrah di Makkah.

Dia percaya, Saudi mampu melindungi Masjidil Haram dan penduduknya di Mekah, sehingga tidak perlu dikhawatirkan serangan seperti yang dilancarkan oleh Syiah Houtsi tersebut.

Rajabur Rahman Saif, warga negara Pakistan, mengatakan apa yang dilakukan Houtsi dengan dukungan Iran, adalah upaya yang sia-sia, karena tidak akan berdampak pada jumlah pengunjung dan jemaah umrah yang berniat ke Tanah Suci.

Pakistan dan rakyatnya mendukung penuh Arab Saudi untuk mempertahankan kiblat umat Islam dan perbatasan Saudi, katanya.

Dia menyebutnya bahwa apa yang dilakukan Houtsi merupakan tindakan provokatif yang melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Sehubungan dengan serangan itu, pemerintah Yaman mengatakan bahwa mereka sangat mengutuk upaya Houthi yang menargetkan Mekah, dengan menambahkan bahwa serangan terhadap kota suci itu adalah “tindakan teroris yang sebenarnya.”

Sejauh ini, Pertahanan Udara Arab Saudi telah berhasil menggagalkan 227 rudal serangan yang diluncurkan pemberontak Syiah Houtsi ke Arab Saudi. Saudinesia.com

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: