Breaking News
Loading...



Oleh Zulkarnain elmadury (zem)

Siapa yang tidak kenal dengan watak Syiah yang selalu berseberangan dengan suami dalam segala hal, jika tidak mengadu domba sesama Sunni, pasti melakukannya dengan cara menghujat para sahabat nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Kebiasaan buruk Syi'ah itu merupakan kitab suci mereka yang tidak pernah sirna dari otak-otak syiah, dengan target kelak bisa sampai pada tujuan. Diantara salah satunya dengan menampilkan sosok Syekh nashiruddin Al Bani yang dikatakan menghina Jalaluddin as-suyuthi penulis Tafsir Jalalain, terkait perkataan Syekh nashiruddin Al Bani yang menyebut istilah ilmu hadits dan diucapkan kepada Syekh al-allamah Jalaluddin as suyuthi. Karena memang semua para kritikus hadis Sunni menjadi target mereka.

Sebenarnya apa artinya bagi Syiah mengkritisi seorang Syekh nashiruddin Albani hanyalah sebuah lelucon yang digembar-gemborkan Syiah, hanya Semata ingin membawa kaum Sunni konsentrasi terhadap tulisan-tulisannya yang kontributif fasik dan munafik. Namanya saja rofidhoh, tentu yang akan ditampilkan adalah sifat-sifat penolakan terutama dari orang-orang yang reaktif membela kepentingan Sunni, menjadi sasaran utama mereka.

Kalau kemudian mengangkat Syekh nashiruddin Albani sebagai sasaran fitnah yang seolah merendahkan Syech Jalaluddin as suyuthi adalah bagian dari provokasi adu domba antar sesama Sunni, terutama untuk menimbulkan konflik intern umat Islam. Itu Tujuan utama dari kelompok syiah rafidhoh yang tidak akan pernah rela melihat Islam Jaya di dunia ini.

Padahal perilaku busuk mereka tercermin dengan tulisan tulisannya yang menghujat para sahabat nabi, juga menghina istri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan keji dan tak bersahabat. Apalah artinya bagi mereka Syekh nashiruddin Albani jika tidak sekedar sebagai media adu domba mereka bukan sebagai bentuk kritik ilmiah, padahal kata-kata yang dipakai oleh Syekh Nasrudin Albani biasa di dalam ilmu hadits, tetapi karena sikap provokatif Syiah, semua kata akan diartikan sesuai dengan hawa nafsunya.

Coba perhatikan Bagaimana orang-orang Syiah ketika menghujat dan memaki Abu Bakar dan Umar sebagai kaum Quraisy, Aisyah dan Hafshah sebagai setan betina pelacur, hal ini hanya ada dalam praktek agama Syiah.
Lalu apakah manfaatnya Syekh Nashiruddin Albani bagi mereka jika tidak hanya sekedar lelucon Syiah untuk mengelabui sikap jahatnya terhadap Sunni. Sebagaimana yang tertuang dalam tulisannya.

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: