Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Perundingan perdamaian yang ditengahi PBB antara Houthi dan pemerintah Yaman akan dimulai hari Kamis di Swedia, seorang anggota terkemuka Houthi mengatakan pada hari Selasa (4/12/2018).

Kamis adalah “tanggal untuk konsultasi kecuali beberapa perubahan terjadi,” Hamid Asem mengatakan kepada Anadolu Agency ketika bersiap-siap di Bandara Internasional Sanaa untuk penerbangannya dalam perjalanan ke Swedia.

Dia menyuarakan harapan bahwa konsultasi akan menghasilkan pemahaman antara kedua belah pihak dengan ketentuan bahwa “Arab Saudi dan AS akan menerima kesepakatan menghentikan perang”.

Sebuah sumber di Bandara Internasional Sanaa mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa negosiator Houthi terbang dari Sanaa ke Stockholm naik pesawat Kuwait Airlines bersama utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffith.

Sumber itu, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media, menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Perwakilan dari pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan pemberontak Houthi akan bertemu di Stockholm untuk pembicaraan yang disponsori PBB yang ditujukan untuk mengakhiri konflik empat tahun di negara miskin itu.

Yaman telah dilanda kekerasan sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara. Krisis meningkat pada tahun 2015 ketika koalisi yang dipimpin Saudi melancarkan serangan udara intensif yang ditujukan untuk membalikkan keuntungan Houthi.

Puluhan ribu orang, termasuk warga sipil, diyakini telah tewas dan PBB memperkirakan bahwa sekitar 14 juta warga Yaman beresiko kelaparan. Jurnalislam.com

0 komentar: