Breaking News
Loading...


Orang-orang Syiah bukan berzikir Allah Allah Allah Tetapi lidahnya basah kuyup dengan sebutan ya Hussain ya Hussain ya Hussain kebiasaan pemuja berhala Persia

Oleh Zulkarnain El Madury

Akhirnya Padang Karbala menjadi tempat pelampiasan Nafsu Angkara para Pemuja Syiah. Tidak lagi Bergema tuntutan bahwa Ali adalah yang paling berhak menerima mandat Khilafah daripada 2 orang yang diindikasikan sebagai musuh Ali bin Abi Tholib, Abu Bakar dan Umar Bin Khattab.

Syiah sekarang bukanlah Syiah yang mengagungkan Ali bin Abi Thalib, tetapi adalah sia yang histeris pemuja mitos dan kultus terhadap Husein sebagai juruselamat mereka. Mulai dari Iran sebagai Kota Syiah terbesar di dunia, dan menjadi kiblat di dalam menempatkan keimanannya pada agama versi Syiah. Dikenal juga sebagai lambang kekuatan Syiah sedunia, di samping menjadi parameter seluruh ulama Syiah sedunia, hingga menjadi pemegang kendali utama gerakan Syiah internasional. Terutama dalam rangka membawa dunia menjadi Medan Syiah Raya.

Bukan tidak mungkin karena gerakan-gerakan Syiah memiliki dana besar, di samping aqidah Syiah yang menjadi harga mati bagi mereka, hidup dan mati semata demi keagungan Karbala yang mereka bangun. Sekaligus merupakan pusat pengagungan dan pengkultusan kaum Syiah, selain tidak pernah berhenti menebarkan Syiah berdasarkan doktrin doktrin yang berharga mati dan sulit dilepaskan dari kehidupannya.

Kalau Syiah dahulu kala yang menjadi lambang ukuran Syiah adalah Ali bin Abi Tholib, tidak lagi  pada Syiah ada sekarang ini, mereka sudah mengkonversi dari Syiah Ali  menjadi si A Husein, sehingga simbol Husein lebih menonjol daripada simbol Ali bin Abi Tholib apalagi Hasan menjadi orang yang paling dipinggirkan oleh Syiah.

Bukan lagi yang didengar adalah teriakan ya Ali ya Ali, tetapi yang lantang diteriakkan dalam bentuk yel-yel keyakinan akidah Syiah itu adalah ya Hussain ya Hussain ya Hussain, bagi mereka lebih patut dibanggakan hanya karena Senandung kisah Husein yang penuh dengan derita, Sama halnya Yesus yang menjadi pilihan Nasrani ketika beranggapan Yesus adalah manusia yang paling menderita dengan berbagai siksaan, dan dengan keyakinan bullshit nya yang menyatakan Yesus itu disalib membuat semua orang Nasrani tidak bisa melepaskan kalau Yesus itu adalah Tuhan. Demikian pula Syiah di seluruh penjuru dunia ini tidak lagi mengobarkan semangat membela Ali bin Abi Tholib, tetapi mereka menyeret dan mengabadikan Husen sebagai lambang terbesar dari keyakinan Syiah abad ini.

Bukan lagi Asmaul Husna yang membasahi lidah-lidah kaum Syiah tetapi Huseinlah yang menjadi dzikir sebagai ganti dari Asmaul Husna. Ini lambang kutukan atau lambang kesucian tentunya mirip-mirip kisah Yesus dituhankan._

0 komentar: