Breaking News
Loading...

Syiahindonesai.com - PBB “sangat khawatir” tentang serangan rezim Assad di Suriah selatan, yang memaksa ribuan keluarga mengungsi dari rumah mereka dan telah menyebabkan kematian sejumlah warga sipil.

Sekitar 270.000 telah melarikan diri, kata PBB, serta puluhan ribu saat ini terjebak di perbatasan dengan Yordania setelah serangan rezim Syiah Assad yang didukung Rusia mulai merebut kembali provinsi Deraa yang dikuasai oposisi.

Menurut PBB, hampir separuh dari yang mengungsi adalah anak-anak.

“Ini adalah pemindahan penduduk terbesar di Suriah selatan sejak awal konflik,” kata Anders Pedersen, koordinator kemanusiaan dan penduduk PBB di Yordania, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (4/7/2018), lansir Aljazeera.

Deraa terletak di salah satu dari empat “zona de-eskalasi”, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dipimpin Rusia untuk wilayah yang dikuasai oposisi. Rusia, Turki dan Iran menandatangani perjanjian pada 2017 sebagai penjamin. Jurnalislam.com

0 komentar: