Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Angkatan Udara Kerajaan Inggris (the Royal Air Force-RAF) mengebom milisi yang setia kepada rezim Nushairiyah Bashar al-Assad setelah baku tembak meletus di dekat pangkalan pelatihan Layanan Khusus Udara Inggris (Special Air Service-SAS) di gurun Suriah.

RAF menjatuhkan rudal yang dipandu laser 500-pound pada pasukan rezim bulan lalu selama baku tembak dekat perbatasan Irak dan Yordania, laporThe Sunday Times.

“Sebagai tindakan bela diri kolektif, RAF Typhoons menjatuhkan satu Paveway IV yang berhasil menghapus ancaman kepada mitra koalisi kami,” kata juru bicara dari Kementerian Pertahanan kepada The Sunday Times, lansir Anadolu Agency Ahad (1/7/2018).

Seorang perwira militer Suriah tewas dan beberapa lainnya terluka selama insiden itu, tambah laporan itu.

Serangan itu menandai pertama kalinya pasukan Inggris secara langsung berhadapan melawan pasukan yang bersekutu dengan rezim Assad, sejak ambil bagian dalam serangan udara dengan AS dan Prancis pada April setelah serangan senjata kimia oleh rezim.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR), sebuah organisasi pemantau Suriah yang berbasis di Inggris, melaporkan bahwa ledakan dapat didengar hingga dekat gurun al-Tanf, daerah yang dibentengi yang digunakan oleh pasukan Inggris dan AS untuk melatih pasukan lokal.

Inggris dan AS memiliki pasukan khusus di daratan Suriah melatih pasukan untuk memerangi pejuang Suriah dan jarang terlibat bentrok dengan pasukan yang setia kepada rezim Suriah. Namun, pasukan koalisi telah beberapa kali menargetkan pasukan rezim, terutama melalui serangan udara.

Pada April 2017, AS menargetkan Shayrat Airbase di Homs yang dikuasai rezim setelah menyerang kota Khan Sheikhoun di provinsi barat laut Idlib dengan senjata kimia.

Pada April 2018, AS bersama Inggris dan Prancis menyerang posisi rezim setelah mereka menggunakan senjata kimia sekali lagi. Jurnalislam.com

0 komentar: