Breaking News
Loading...

Syaihindonesai.com, Hudaydah – Pemberontak Syiah Hutsi Yaman, Selasa (03/04), merusak kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Arab Saudi mengatakan bahwa serangan Hutsi itu hanya merusak sedikit bagian kapal dan tidak sampai membahayakan.

Melalui pernyataan pers, Koalisi Arab anti Syiah Hutsi pimpinan Saudi mengatakan bahwa kapal tanker itu diserang saat berlayar di laut internasional. Insiden penyerangan terjadi pada pukul 13.30 waktu setempat.

“Kapal tempur koalisi segera melakukan operasi ‘intervensi cepat’ dan berhasil menggagalkan serangan tanpa diketahui jenis senjata yang digunakan untuk menyerang,” kata pernyataan koalisi Arab, seperti dinukil Reuters Arabic.

Kapal hanya mengalami kerusakan kecil dan tak berpengaruh. Kapal tersebut melanjutkan perjalanan ke utara dengan dikawal satu kapal perang koalisi.

Pasukan angkatan laut Uni Eropa yang beroperasi di daerah itu menegaskan bahwa kapal itu terus berlayar, menambahkan bahwa awaknya selamat dan tidak terluka.

Sementara itu, Syiah Hutsi mengatakan bahwa pasukannya telah menargetkan sebuah kapal minyak di Laut Merah milik anggota koalisi Arab. Serangan ini sebagai balasan atas penargetan pasukannya di kota Hudaydah sehari sebelumnya.

Pemberontak Syiah Hutsi beberapa hari terakhir gencar menargetkan sasaran-sasaran terhadap negara anggota koalisi Arab, khususnya Arab Saudi. Sasaran itu berada di luar wilayah Yaman.

Kemampuan senjata Hutsi yang mampu menyeberangi perbatasan itu membuat Arab Saudi curiga pemberontak Syiah tersebut mendapat pasokan senjata dari Iran. Sementara Teheran tidak mengakui tuduhan itu. Kiblat.net

0 komentar: