Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Angkatan Udara Arab Saudi kembali mengagalkan serangan rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman oleh pemberontak Syiah al-Houtsi dukungan Iran.

Intersepsi terhadap rudal tersebut terjadi pada Kamis (29/3) malam di langit kota Jazan, sebagaimana berita yang dirilis Kantor Berita Saudi (SPA), mengutip penjelasan Juru Bicara Pasukan Koalisi yang mendukung pengembalian kedaulatan Yaman, Kolonel Turki al-Maliki.

Rudal yang diarahkan ke kota Jazan tersebut, menargetkan daerah pemukiman padat penduduk sipil. Al-Maliki menambahkn: ““Serangan tidak manusiawi ini dilakukan oleh milisi Houthi yang didukung Iran tersebut, semakin membuktikan keterlibatan rezim Iran yang terus menerus mempersenjatai Houthi dengan kemampuan kualitatif, jelas bertentangan dan sangat tampak telah melakukan pelanggaran Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 dan 2231.

“Tindakan ini bertujuan mengancam keamanan Kerajaan Arab Saudi, serta keamanan regional dan global. Penembakan rudal balistik ke kota-kota dan desa-desa pada pendudukan merupakan pelanggaran hukum internasional. ”

Pada hari Rabu (28/3) lusa, Dewan Keamanan telah mengecam keras peluncuran rudal oleh milisi di Arab Saudi.

Dewan Keamanan menegaskan bahwa rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi mengancam keamanan di kawasan tersebut dan menyatakan keprihatinannya bahwa milisi Houtsi telah menyampaikan niat mereka untuk menargetkan Arab Saudi dan negara-negara lain.

Serangan ini mendesak semua negara anggota untuk melaksanakan sepenuhnya embargo senjata seperti yang dipersyaratkan oleh resolusi Dewan Keamanan, termasuk resolusi 2216.

Sejauh ini, pertahanan udara Arab Saudi telah berhasil menggagalkan 104 rudal balistik yang ditembakkan oleh milisi Houthi yang didukung Iran terhadap Saudi sejak 6 Juni 2015. Dimulai rudal Scud yang berhasil diintersepsi oleh sistem pertahanan Patriot Saudi, dan terakhir tujuh rudal balistik yang digagalkan pada minggu ini ke sejumlah kota di Arab Saudi. SPA, arb, SG. Saudinesia.com

0 komentar: