Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - “Ideologi HTI yang menyuarakan sistem khilafah dengan damai saja pemerintah membubarkannya. Tapi ini ada ajaran yang meyakini bahwa menguasai suatu negara di manapun berada adalah wajib tidak ditindak tegas. Saya yakin pemerintah tahu ancaman ini, tapi kenapa masih diam dan toleran,” tanya ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali.

Ancaman ajaran Syiah bukan hanya ancaman merusak akidah umat saja tetapi juga menjadi ancaman terhadap negara. Pasalnya menguasai wilayah di setiap mereka berada adalah rukun iman yang wajib ditunaikan. Sehingga terjadilah gejolak-gejolak di berbagai negara termasuk di Indonesia, seperti yang terjadi di Sampang, Madura, lansir Kiblat, (6/1/18).

Athian mengungkapkan, keberadaan ajaran Syiah di manapun pasti akan memunculkan konflik horizontal. Terutama di Indonesia mayoritas beragama Islam. Sebab, ajaran Syiah bertolak belakang dengan Islam. Bahkan, MUI telah menegaskan bahwa Syiah merupakan ajaran sesat. Karena kerap menghina dan merendahkan para sahabat Nabi SAW. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: