Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Warga Syiah asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang saat ini diungsikan di Rusunawa Jumindo, Sidoarjo, Jawa Timur, terus mendapat perhatian pemerintah Sampang.
Bupati Sampang, Fadhilah Budiono, saat menerangkan ada warga Syiah di Rusunawa Jemundo, Sidoarjo, akan melangsungkan pernikahan masal. (muhlis)

Mereka akan diberikan fasilitas saat melakukan pernikahan massal. Jumlahnya yang akan melangsungkan pernikahan itu, menurut Bupati Sampang, Fadhilah Budiono, kurang lebih 20 warga Syiah.

“Saya sudah memanggil Kemanag, Bakesbangpol, pihak kecamatan, keamanan, dan pihak terkait dalam pelaksanaan nikah masal untuk warga Syiah nanti tanggal 14 Januari mendatang,” tuturnya, Senin, 8 Januari 2018.

Akan tetapi, lanjut Fadhilah, sejauh ini belum diketahui secara pasti tempat pelaksanaan nikah massal tersebut. “Untuk tempatnya, saya tidak tahu pasti, karena saya belum dapat laporan. Tim teknis ini yang bertanggung jawab. Kabarnya tim teknis akan turun langsung ke Sidoarjo,” paparnya.

Secara terpisah, salah satu perwakilan Kemenag, Faizal mengatakan pihaknya membenarkan informasi tersebut. Dia mengaku sudah melakukan pemberkasan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mereka.

“Kami masih nunggu dan memproses persyaratan peserta nikah massal. Tapi, kami sendiri masih belum tahu lokasinya di mana. Kami masih nunggu rapat lanjutan tim teknis karena nantinya warga Syiah ini akan mendapat perlakuan khusus,” katanya.

Menurut Faizal, Pemkab Sampang tidak lepas tangan karena identitas penganut Syiah itu tertulis sebagai warga Sampang. “Ya, jadi penerbitan surat nikahnya dikeluarkan oleh Kemenag Sampang,” tandasnya. (MUHLIS/RAH) Koranmadura.com

0 komentar: