Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com -  Acara peringatan Asyura di Gedung UTC Semarang diikuti sekitar 5.000 orang yang akan diisi dengan haul dan pengajian. Pemilihan tempat di gedung yang tertutup ini sendiri sesuai dengan hasil Rapat Kordinasi keamanan dengan beberapa pihak seperti Polri dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Polisi Amankan Acara Asyura di Semarang Sejumlah kelompok umat Islam menolak acara Asyura yang digelar penganut Syiah karena dianggap bertentangan dengan Islam. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)

"Sejak awal kami ingin yang damai, makanya apa rekomendasi dari aparat selalu kami ikuti, termasuk soal tempat yang tertutup dan tidak terlihat publik", kata Koordinator acara Nurcholis.

Di area luar gedung, sejumlah umat Islam yang tergabung dalam kelompok Forum Umat Islam Semarang (FUIS) melakukan aksi turun ke jalan menolak kegiatan penganut Syiah. FUIS menganggap Syiah bukan Islam sehingga aktivitasnya dengan membawa nama Islam tidak dibenarkan.

Selain menggelar orasi dan membawa sejumlah poster penolakan, massa FUIS juga melakukan aksi salat berjamaah di tengah jalan Kelud Raya.

"Syiah tidak diakui oleh Islam, ini ajaran sesat. Sehingga juga mereka mengadakan aktivitas mencatut Islam harus kami lawan dan tolak", kata salah satu tokoh FUIS Kyai Rofi'i yang juga pengurus FPI Jateng. CNN

0 komentar: