Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Soloraya menyatakan sikap menolak keras perayaan Asyuro. Ustadz Tengku Azhar, Ketua ANNAS Soloraya bersiap menggelar Mudakaroh menghadang pertumbuhan Syiah di Jawa Tengah (Jateng).

“Kami menolak meski dibalut apapun bentuknya. Mau nuansa kebangsaan, aksi sosial, sebab esensi hari Asyuro adalah pembunuhan Imam Husein yang dituduh pelakunya umat Islam,” katanya, Solo, Rabu (4/10/2017).

Ustadz Tengku Azhar mengaku sangat kecewa kepada Tokoh-tokoh Jateng yang terlibat penandatanganan diijinkannya acara Asyuro kelompok Syiah di Hotel UTC beberapa hari lalu. Berdasar surat edaran diantara yang terlibat menurutnya, Kapoltabes Semarang, Kemenag Jateng, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jateng, Muhammadiyah Jateng, dan Nahdatul Ulama (NU) Jateng.

“Mereka menandatangani bahwa perayaan Asyuro tidak bermasalah, silahkan diadakan. Jelas ini bentuk kekecewaan kita, padahal MUI Pusat mengeluarkan buku panduan kesesatan dan penyimpangan Syiah. Bahkan MUI Jawa Timur sudah mengeluarkan fatwa sesat,” ungkap dia.

Perayaan Asyuro yang sudah sering kita lihat bahwa pengikut Syiah akan melukai dirinya sendiri adalah bentuk kesesatan ajaran Islam. Ustadz Tengku Azhar mengingatkan bahwa Syiah jika dibiarkan akan berkembang, apalagi jika dilindungi akan pesat. Menurutnya seharusnya Kemenag membendung perkembangan kelompok Syiah.

“Perlu kita ingat bahwa bukankah salah satu tugas Kementrian Agama menjaga aqidah umat Islam, menjaga kemurnian agama umat Islam. Kalau kemudian Kemenag membiarkan Asyuro yang bukti bentuk penyimpangan diluar sana dengan membacok dirinya sendiri dengan mengeluarkan darah. Di Indonesia hanya belum ada kesempatan saja, mereka juga mengeluarkan darah walapun hanya dengan donor darah,” ujarnya.

ANNAS Soloraya berencana menggelar Mudakaroh se Jateng dengan menghadirkan Ulama, Tokoh Umat Islam untuk membahas penyimpangan Syiah yang harus ditolak.

“Kami dalam waktu dekat akan melaksanakan Mudakaroh bersama Ulama, MUI Jateng dan Kemenag Jateng. Kemudian Ulama Tokoh Umat Islam daerah dan akan kita satukan langkah yang baik bahwa kesesatan Syiah itu sudah final,” pungkasnya. Panjimas

0 komentar: