Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Idlib – Angkatan udara rezim Assad kembali melancarkan serangan dengan menggunakan gas sarin di wilayah Idlib.

Dikutip dari Al-Jazeera pada Selasa (04/04) bahwa serangan di Khan Sheikhoun ini telah menewaskan 58 warga sipil, termasuk 11 anak-anak.

Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah membeberkan bahwa efek dari serangan gas ini telah menyebabkan banyak orang tersedak dan pingsan.

Selain itu, sumber-sumber medis setempat juga mengkonfirmasikan bahwa beberapa korban telah mengeluarkan busa dari mulutnya.

Menurut penuturan warga setempat, serangan itu dimulai di pagi hari ketika mereka mendengar suara pesawat dan diikuti oleh serangkaian ledakan keras, setelah itu orang-orang mulai mengalami gejala akibat serangan kimia ini.

Terkait hal ini, kelompok oposisi Suriah menuduh pesawat-pesawat rezim Assad telah menggunakan gas yang mirip dengan sarin.

Namun, pihak rezim Assad dan Rusia tidak mau mengakui hal itu dan menyatakan bahwa pihaknya “tidak pernah menggunakan bahan kimia di manapun”.

Perlu diketahui, gas sarin merupakan salah satu senjata kimia berbahaya yang menyerang fungsi sistem syafaf seseorang dan bisa membunuh seseorang walau hanya sebesar ujung jarum.

Seperti senjata kimia lainnya, sarin dilarang di bawah Konvensi Senjata Kimia tahun 1993, yang berarti bahwa negara penandatangan tidak boleh memproduksi, menimbun, meneliti, menjual, atau menggunakan gas ini. (kiblat)

0 comments: