Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Pangeran Zeid Ra’ad al-Hussein, mengatakan bahwa blokade dan penembakan brutal yang telah menyebabkan tewasnya warga sipil di lingkungan timur Aleppo adalah sebuah kejahatan perang dan kemanusiaan.

Pernyataan ini disampaikan Pangeran Zeid Ra’ad al-Hussein dalam video teleconference di sidang Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Swiss, hari Jum’at (21/10) kemarin, dan meminta seluruh anggota mengesampingkan perbedaan untuk membawa file Suriah ke hadapan Jaksa Penuntut di Mahkamah Pidana Internasional.

Sementara itu ketua Komisi Penyelidikan Internasional di Suriah, Paulo Pinheiro, berjanji akan terus mendokumentasikan kejahatan perang di Aleppo dan memberikan informasi tersebut kepada rezim Syiah Bashar al-Assad.

Disisi lain, Dewan Hak Asasi Manusia PBB sepakat mengadopsi resolusi Inggris untuk membentuk sebuah komisi independen khusus untuk menyelidiki kejahatan perang di timur Aleppo.

Sebanyak 33 dari 47 negara anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB setuju untuk mengadopsi resolusi Inggris yang di dukung oleh Jerman, Italia, Prancis, Yordania, Kuwait, Maroko, Turki dan Amerika Serikat, Qatar, dan Arab Saudi. (Almasryalyoum/Dostor/Ram)

0 comments: