Breaking News
Loading...

Syiah Hizbullah
Syaihindonesia.com - Sekretaris Jenderal Organisasi Militan Syiah Hizbullah Lebanon, Hasan Nasrallah, menyatakan bahwa organisasinya sepenuhnya mendapat pendanaan dari Iran. Aliran dana itu tidak melalui bank-bank Lebanon yang bekerja di bawah undang-undang dan pengawasan AS.

“Kami tidak memiliki proyek-proyek komersial. Kami juga tidak memiliki institusi investor yang bekerja di bank-bank,” kata Nasrallah dalam peringatan kematian Komandan Militernya di Suriah, Mushtafa Badarudin, di Lebanon, Jumat (24/06), seperti dilansir portal alrai.com.

Dia menegaskan bahwa seluruh pendanaan organisasi, mulai dari gaji, senjata, dan lainnya dari Iran. Dana tersebut kami terima langsung, tidak melalui bank.

Perlu diketahui, bank-bank Lebanon membekukan rekening dan individu yang berafiliasi dengan Syiah Hizbullah Lebanon atas perintah AS. Organisasi Syiah Hizbullah masuk dalam daftar teroris internasional sehingga diberlakukan sanksi ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrallah juga mengungkapkan bahwa pertempuran Aleppo merupakan pertempuran terbesar yang dihadapi pasukannya. Dia juga mengonfirmasi sebanyak 26 anggotanya tewas selama bulan Juni di kota tersebut.

“Seluruh (anggota Hizbullah) harus mempersiapkan diri karena pertempuran besar lagi strategis sebenarnya adalah pertempuran Aleppo,” tegasnya.

“Kami akan menambah pasukan di Aleppo,” tambahnya.

Nasrallah juga menggambarkan bahwa pertempuran Aleppo merupakan pertempuran mempertahankan Suriah seluruhnya. Menurutnya, banyak kekuatan asing bermain di wilayah tersebut. (kiblat)

0 comments: