Breaking News
Loading...

Ingin Wujudkan ‘Israel’ Raya, Netanyahu Minta Suriah Bangun Zona Demiliterisasi di Perbatasan


Syiahindonesia.com - Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (2/12/2025) mengatakan, ‘Israel’ mengharapkan Suriah untuk membangun koridor demiliterisasi yang membentang dari Damaskus hingga Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut setelah mengunjungi tentara ‘Israel’ yang terluka akibat tembakan di Suriah selatan selama serangan Israel ke wilayah Beit Jinn, yang menewaskan 13 warga Suriah, menurut pernyataan dari kantor Netanyahu.

“Harapan dari Suriah adalah membangun zona penyangga demiliterisasi dari Damaskus hingga zona penyangga, termasuk tentu saja akses ke Gunung Hermon (Jabal al-Sheikh) dan puncak Hermon,” menurut pernyataan itu, seperti dilansir Anadolu Agency (3/12).

Lebih jauh Ia mengklaim ‘Israel’ akan mempertahankan wilayah-wilayah ini “untuk menjamin keamanan warga negara ‘Israel’, dan itulah yang menjadi kewajiban kami,” merujuk pada perebutan zona penyangga Suriah oleh ‘Israel’ tahun lalu.

“Dengan niat baik dan pemahaman atas prinsip-prinsip ini, mencapai kesepakatan dengan Suriah juga dimungkinkan, tetapi kami akan tetap berpegang pada prinsip-prinsip kami dalam situasi apa pun,” ujarnya.

Belum ada komentar langsung dari otoritas Suriah terkait pernyataan PM Netanyahu.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Hari Senin memperingatkan ‘Israel’ agar tidak mengganggu stabilitas Suriah, sesaat sebelum melakukan percakapan telepon dengan Netanyahu.

“Sangat penting bagi ‘Israel’ untuk menjaga dialog yang kuat dan jujur ​​dengan Suriah, dan tidak ada yang terjadi yang akan mengganggu perkembangan Suriah menjadi negara yang makmur,” tulis Presiden Trump di platform Truth Social miliknya.

Presiden Trump memuji Presiden Suriah Ahmad asy Syaraa, dengan mengatakan Ia “bekerja dengan tekun” untuk memastikan “hal-hal baik terjadi” bagi kedua negara.

“Ini adalah kesempatan bersejarah untuk perdamaian di Timur Tengah,” ujarnya.

Diketahui, setelah jatuhnya rezim Bashar Assad pada akhir tahun 2024, ‘Israel’ memperluas pendudukannya di Dataran Tinggi Golan Suriah dengan merebut zona penyangga demiliterisasi, sebuah langkah yang melanggar Perjanjian Pelepasan 1974 dengan Suriah. (hanoum/arrahmah.id)




************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

Artikel Syiah Lainnya

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 komentar: