Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Sanaa– Saudara lelaki pemimpin pemberontak Syiah al Houthi, Abdul-Malik al-Houthi tewas terbunuh oleh mata-mata Arab Saudi. Kabar ini merujuk dari sebuah pernyataan Kementerian Dalam Negeri Yaman.

“Ibrahim Badreddin al-Houthi terbunuh oleh musuh dalam selimut yang didukung AS dan Israel,” menurut kementerian, seperti dikutip stasiun TV al-Masirah milik Syiah hari ini.

Pernyataan itu tidak merinci pembunuhan Ibrahim.

“Ibrahim Badreddine Amir al-Din al-Houthi mati syahid setelah dibunuh oleh seorang pengkhianat yang bekerja dengan aliansi Arab Saudi,” kata pihak pemberontak Houthi di saluran televisi tersebut.

Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi berjuang dengan menumpas pemberontak Houthi untuk memulihkan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan konflik telah berlangsung selama empat tahun.

Pemberontak yang didukung Iran ini tidak merinci pembunuhan itu tetapi mengatakan, mereka akan melakukan apa saja untuk memburu penjahat dan membawanya ke pengadilan.

Sumber-sumber keamanan Suriah mengatakan Ibrahim al-Houthi dekat dengan kakaknya dan dikenal seorang komandan Saada, kubu kuat Houthi di Yaman utara, berbatasan dengan Arab Saudi.

Ibrahim adalah salah satu komandan paling berpengaruh di milisi pemberontak al-Houthi. Sementara itu, beberapa kantor berita melaporkan bahwa mayat Ibrahim ditemukan bersama dengan beberapa komandan Houthi di sebuah rumah di Kota Haddeh. Rumah itu diduga telah menjadi sasaran serangan roket koalisi yang dipimpin Saudi. Pospapua.com

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: