Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Dalam buku Syiah berbahasa Indonesia berjudul "Mazhab Wahabi; Monopoli Kebenaran & Keimanan ala Wahabi" disebutkan bagaimana syiah mencela dan mencaci-maki Ulama Islam baik klasik maupun modern.
Peringatan Asyura 1440 H di Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto Ahlulbait Indonesia

Buku yang dikarang oleh Abu Salafy ini menuliskan tuduhan bahwa kelompok Madzhab Hanbali menyebut Imam Abu Hanifah lebih berbahaya dari Dajjal.

"Ini salah satu contoh warisan "Salaf Saleh" yang disakralkan kelompok ekstrem, ghulat penganut mazhab Hanbali.

Pola pikir seperti inilah yang melahirkan Aliran Garis Keras yang selalu memekikkan suara sumbang pembid'ahan dan membidikkan meriam-meriam pengafiran ke arah umat Islam sendiri, sementara itu bisa jadi mereka sendirilah kelompok yang paling terjebak dalam jaring bid'ah itu.

Kelompok inilah yang selalu menghadang dengan cercaan dan tuduhan-tuduhan keji setiap usaha sehat meluruskan peninggalan para pendahulu yang mengkritik kekeliruan-kekeliruan yang menggiring mereka ke arah yang salah dalam memahami serta menilai Islam. Mereka yang mengatakan bahwa Imam Abu Hanifah lebih berhaya dari Dajjal,..." demikian disebutkan pada halaman 46.

Buku "Mazhab Wahabi; Monopoli Kebenaran & Keimanan ala Wahabi" ini diterbitkan oleh Ilya (Mozaik Mutiara Islam), cetakan I, Rajab 1430 H/Juli 2009 M.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca juga artikel berikut ini: Menguak Kesesatan Syiah dalam Buku Mazhab Wahabi; Monopoli Kebenaran & Keimanan ala Wahabi. (albert/syiahindonesia.com)

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: