Breaking News
Loading...




Oleh Zulkarnain elmadury

Kebencian Syiah pada Islam bukanlah kebencian antar mazhab ataupun golongan dalam Islam, tetapi lebih tepat disebut kebencian agama lain kepada Islam, dengan cara menghasut umat tentang sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan istri-istrinya sebagai simbul Ahlussunnah Wal Jamaah, tidak terlepas dari program penting Syiah dalam rangka penggembosan terhadap jamaah kaum muslimin. Sejak dahulu kala, gembar-gembor anti istri dan sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dilakukan Syiah dalam rangka mengikis kepercayaan umat kepada mereka. Syiah lebih berwajah gerakan anti Islam dengan cara menghembuskan kebencian terhadap sahabat dan karya-karyanya. Dimana mana mereka memunculkan anti Islam hanya dengan satu tujuan merobohkan bangunan Islam itu sendiri.

Kebencian kepada para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bisa disebut telah mencapai puncaknya dengan cara menebar wak tentang sahabat, dalam berbagai dakwah-dakwah mereka mengelabui umat Islam mencoba mengangkat berbagai argumentasi yang sengaja dibuat dalam rangka melemahkan kekuatan Islam dengan cara mencabik-cabik umatnya. Sebagaimana yang diterangkan oleh Aaamir bin Syarahbil As-Sya’bi rahimahullah (salah seorang imam dari para tabi’in yang bertemu dengan sekitar 500 sahabat, dan beliau wafat tahun 103 H) berkata:

وَفَضُلَتِ الْيَهُوْدُ وَالنَّصَارَى عَلَى الرَّافِضَةِ بِخَصْلَتَيْنِ : سُئِلَتِ الْيَهُوْدُ مَنْ خَيْرُ أَهْلِ مِلَّتِكُمْ ؟ قَالُوا : أَصْحَابُ مَوْسَى، وَسُئِلَتِ الرَّافِضَةُ : مَنْ شَرُّ أَهْلِ مِلَّتِكُمْ ؟ قَالُوْا : أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ، وَسُئِلَتِ النَّصَارَى : مَنْ خَيْرُ أَهْلِ مِلَّتِكُمْ ؟ قَالُوْا : حَوَارِيُّ عِيسَى، وَسُئِلَتِ الرَّافِضَةُ : مَنْ شَرُّ أَهْلِ مِلَّتِكُمْ ؟ قَالُوْا : حَوَارِيُّ مُحَمَّدٍ، أُمِرُوا بِالاِسْتِغْفَارِ لَهُمْ فَسَبُّوْهُمْ

“Kaum Yahudi dan Nashoro lebih mulia dari pada kaum syi’ah dari dua sisi.

(*Pertama  Kaum yahudi ditanya, “Siapakah umat kalian yang terbaik?”, mereka menjawab, “Para sahabat Musa”.

Dan kaum Rofidhoh ditanya, “Siapakah kaum terburuk dari umat kalian?”, mereka menjawab, “Para sahabat Muhammad”.

Dan kaum Nashooro ditanya, “Siapakah umat kalian yang terbaik?”, mereka menjawab, “Para pengikut setia ‘Isa”,

dan kaum Rofidhoh ditanya, “Siapakah dari umat kalian yang terburuk?”, mereka menjawab, “Para pengikut (sahabat) setia Muhammad”.

(*KeduaMereka (kaum Rofidhoh) diperintahkan untuk memohonkan ampun bagi para sahabat malah mereka mencela para sahabat” (berbeda dengan kaum yahudi dan nashoro yang malah memuji dan mendoakan para sahabat Musa dan sahabat Isa-pent)

(Syarh Ushuul I’tiqood Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah, karya Al-Laalikaai hal 1462-1463, dinukil juga oleh Al-Qurthubi dalam tafsirnya pada tafsir surat Al-Hasyr ayat 10).

Yahudi beranggapan bahwa pengikut terbaik adalah Pengikut Nabi Musa Alaihissalam dan nashoro beranggapan pengikut Isa yang terbaik itu adalah Kristen, berbeda dengan Syiah yang beranggapan bahwa umat Nabi Muhammad itu adalah umat yang terburuk. Ini beredar di tengah-tengah masyarakat bukan lagi barang aneh ucapan-ucapan mereka yang berserakan di berbagai media. Dengan angkuh dan sombongnya, kaum Syiah menyebut istri dan sahabat nabi adalah manusia yang murtad dari Islam karena membangkang Khilafah, tidak sedikit kitab-kitab Syiah yang ditulis dalam rangka menjauhkan umat Islam dengan menyebut umat Islam adalah kafir selama berkeyakinan kepada istri-istri nabi dan sahabat-sahabatnya.

Terutama terhadap Abu Bakar Dian Umar mereka menempatkan keduanya sebagai musuh bebuyutan yang terkutuk di matanya, yang jelas tidak ada kebaikan bagi Syiah baik istri ataupun sahabat nabi sehingga mudah melontarkan ucapan-ucapan kotor dan najis seperti menyebut istri-istri nabi adalah pelacur dan menyebut Abu Bakar dan Umar sebagai berhala ataupun patung-patung. Itulah salah satu ajaran syiah yang bisa dibaca di di berbagai media elektronik ataupun media buku dengan gagah berani menyebut Islam Sunni itu murtadin


************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: