Breaking News
Loading...




Zulkarnain elmadury 

Terdapat persepsi sama antara Yahudi dan Syiah, karena memang Syiah Rofidhoh tidak bisa dilepaskan, dari sejarah Yahudi dalam perkembangannya.

اليهود يقولون نحن ابناء الله
الشيعة يقولون نحن انصار الله

Orang-orang Yahudi berkata: *kami ini adalah anak-anak Allah* dan orang-orang Syiah berkata: kami ini adalah *penolong penolong Allah*

Padahal secara ideologis keyakinan antara Syi'ah dan Yahudi tidak ada perbedaan, sama-sama menempatkan kedudukan manusia sederajat dengan Tuhan. Yahudi dengan Angkara Murka hanya menempatkan orang-orang Yahudi saja yang layak disebut sebagai orang-orang beriman dan menjadi pemuja Allah. Sedangkan Syiah berkata bahwa hanya hanya Syiah saja yang meyakini kebenaran berdasarkan Ahlul Bait dengan menyebut dirinya para penolong penolong Allah. Sehingga dengan berani menyimpulkan bahwa selain Yahudi dan Syiah tidak bisa disebut sebagai hamba Allah. Bahkan sering kali orang-orang Syiah menyebut dirinya sebagai Khairul bariyyah sebagai bentuk penghinaan terhadap umat Islam, sedangkan umat Islam disebut sebagai Syarrul Bariyah. Ini persisnya dengan Yahudi yang menyebut sebagai Khairul Basyar dari seluruh bangsa bangsa yang ada di dunia, demikian halnya Syiah menyebut dirinya sebagai Khairul Basyar ditengah-tengah bangsa manusia lainnya.

Dengan cara memanipulasi data sejarah, di samping menciptakan sejarah baru yaitu bapak Ahlul Bait sebagai tolak ukur kebenaran agama, sedangkan selain mereka dianggap tidak menjalankan perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam alias kafir.


************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: