Breaking News
Loading...



Oleh Zulkarnain Elmadury

Bukan Syiah kalau tidak pandai menghayal tentang masa depan. Lebih kalau berbicara Persia adalah sebuah negara yang tidak pernah terlepas dari mitos-mitos dan khurafat lainnya yang dijunjung tinggi dalam rangka menguatkan kedudukan orang-orang Persia masa lalu. Tidaklah heran kalau kemudian dinasti Persia harus jatuh kepada orang Arab sehingga dari keturunan Husein bersama orang Persia masih ada Tahta yang bisa dipertahankan oleh Persia sehingga ditulis berbagai cerita cerita fiktif yang bisa membuat orang terpana dan terangsan untuk Mengikuti alur cerita

Dalam sebuah bab khusus dilukiskan bagaimana para imam itu bisa menolak cara mati yang ditakdirkan oleh Allah dan bisa mati sesuai dengan keinginan Imam itu sendiri


Bab yang lain dalam kitab Al-Kaafiy :

بَابُ أَنَّ الْأَئِمَّةَ ( عليهم السلام ) يَعْلَمُونَ مَتَى يَمُوتُونَ وَ أَنَّهُمْ لَا يَمُوتُونَ إِلَّا بِاخْتِيَارٍ مِنْهُمْ

“Bab : *Bahwaannya para imam (‘alaihis-salaam) mengetahui kapan mereka akan mati. Dan mereka tidak akan mati kecuali atas pilihan mereka”.*

Di sini ini Ibumu ditempatkan sebagai seorang yang bisa mengetahui masa depan hidupnya di mana dia akan meninggal, dari informasi fiksi al-kulaini menempatkan cerita Imam mengetahui waktu Matinya memang sangat menarik apalagi bisa merubah arah kematian sesuai dengan kehendak Imam itu sendiri, tentu sebuah cerita yang yang menarik untuk menjadi cerita dongeng buat anak-anak TK

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: