Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Arab Saudi disebut akan "segera" mengeksekusi mati 12 orang pengikut Syiah setelah kasus mereka dilimpahkan ke Presidency of State Security, lembaga keamanan berkuasa yang langsung berada di bawah raja.
Illustrasi, hukuman pancung di Arab Saudi

Hal ini disampaikan oleh Amnesty International yang menyatakan bahwa belasan orang tersebut divonis hukuman mati dalam persidangan massal pada 2016 lalu. Otoritas Saudi menyatakan mereka bersalah karena dituduh sebagai mata-mata Iran, musuh kerajaan di kawasan.

"Keluarga dari belasan orang itu ketakutan dengan perkembangan ini dan minimnya informasi yang mereka terima mengenai status kasus yang dihadapi orang-orang yang mereka cintai," kata Direktur Timur Tengah dan Afrika Amnesty International, Heba Morayef, Kamis (8/11).

Dikutip AFP, Saudi baru membentuk Presidency of State Security pada tahun lalu. Badan itu gabungan dari lembaga kontra-terorisme dan intelijen domestik Saudi.

Sementara itu, Riyadh belum berkomentar mengenai kabar eksekusi mati ini. (rds/has/cnn)

0 komentar: