Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Rezim Basyar Asad dan kelompok teror yang didukung Iran sedang berusaha menyebarkan iman Syiah di Suriah yang mayoritas Muslim, sumber-sumber lokal mengungkapkan kepada Anadolu Agency (AA).

Di Provinsi Deir ez-Zor yang kaya minyak di timur Suriah, rezim dan kelompok-kelompok yang didukung Iran memaksa warga untuk melafalkan bacaan shalat ala Syiah di distrik Mayadin dan Abu Kamal, dekat perbatasan Irak, kata sumber-sumber yang meminta disembunyikan identitas mereka karena masalah keamanan.

Setidaknya 20 imam yang menolak untuk melafalkan shalat ala Syiah, diberhentikan, sumber yang dikutip Anadolu Agency, Senin (19/11) mengatakan. Sementara sejumlah lainnya ditahan.

Tidak seperti yang dibaca umat Islam di waktu shalat saat membaca dua kalimat syahadat, Syiah menambahkan, “Saya bersaksi bahwa Ali adalah penjaga Allah.”

Terletak di dekat perbatasan Irak, Deir ez-Zor adalah rumah bagi ladang minyak terbesar di Suriah. Sebelas ladang minyak terbesar di negara ini terletak di sebelah timur Sungai Eufrat, yang melaju melalui provinsi Deir ez-Zor.

Suriah dilanda konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Asad menindak keras para demonstran dengan brutal. salam-online.com

0 komentar: