Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Glastan – Imam masjid Sunni di salah satu desa di Iran utara tewas ditembak oleh orang tak dikenal beberapa hari lalu, lapor kantor berita Iran, IRNA, Selasa (27/11).

Imam tersebut bernama Mawlawi Abdul Ghaffar Jamal Zahi. Ia merupakan imam masjid desa Ridha Abad di kota Ramyan, provinsi Glastan. Penembakan terjadi Jumat lalu saat Jamal Zahi dalam perjalanan pulang seusai menjalankan Shalat Jumat.

Jamal Zahi tewas dengan empat luka tembak. Belum diketahui pelaku penembakan. Desa Ridha Abad dihuni sekitar 4.000 penduduk dan sebagian besar warga asing dan pengungsi.

IRNA mengatakan bahwa pihak berwenang menganggap pembunuhan ini bukan karena motif kejahatan. Sementara sumber IRNA yang tidak ingin disebutkan namanya menduga penembakan ini terkait dengan “konflik pribadi dan kesukuan”.

Jamal Zahi berasal dari etnis Baluchi Athena, sebuah kelompok di Iran tenggara dan Pakistan barat.

Meskipun Iran dihuni mayoritas Syiah, konstitusi menyatakan bahwa Sunni, yang membentuk 10 persen dari negara, memiliki “kebebasan untuk mempraktekkan agama mereka sesuai dengan yurisprudensi mereka.”

Para imam masjid di negara itu, apakah Syiah atau Sunni, diangkat oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang merupakan otoritas tertinggi secara politik dan agama. Kiblat.net

0 komentar: