Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebuah situs berita yang dekat dengan milisi Syiah Hizbullah di Libanon, nedaa-sy.com mengumumkan kematian komandan lapangannya, Ali Hussein Terhini berjuluk “Sayid. Jaber,” yang terbunuh di Suriah.

Terhini merupakan salah satu komandan lapangan paling terkenal di ‘Resimen Teknik’ dan berasal dari Kota Abba di Provinsi Nabatiyeh Libanon selatan.

Situs berita dan laman-laman Facebook yang melaporkan berita itu tidak menyebutkan lokasi dan penyebab terbunuhnya Terhini, dan kemungkinan dia terbunuh dalam pertempuran Ghouta Timur atau bombardir militer Turki terhadap “Popular Resistance”, memasuki Afrin beberapa hari lalu, yang menjadi target pesawat tempur Turki, membunuh anggota kelompok-kelompok yang memiliki hubungan dengan Hizbullah dari Kota Nubul dan Zahra’.

Tahun 2016, milisi Syiah Hizbullah Libanon pernah mengumumkan kematian komandan paling terkemuka, Ali Hasaan Morshed al-Moqdad yang terbunuh dalam pertempuran dengan pejuang oposisi di Kota Aleppo.

Ali Hassan  terbunuh ketika tentara bayaran Iran menduduki kembali wilayah Manasher Manyan, Aleppo barat.

Milisi Syiah Hizbullah Libanon, salah satu milisi bersenjata yang mendukung rezim keji, Bashar al Assad membunuhi rakyatnya sendiri. Sejak meletus perang sipil di Suriah, kumlah kelompok Syiah bersenjata yang membela rezim Assad di Suriah tercatat lebih dari 20 organisasi yang memiliki kapasitas puluhan ribu. Hidayatullah.com

0 komentar: