Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Basra – Unjuk rasa warga Irak di Basrah, Irak Selatan diwarnai dengan pembakaran gedung-gedung pemerintahan, menyusul krisis yang memicu buruknya layanan publik dan hilangnya lapangan pekerjaan. Kantor kunsulat jenderal Iran di kota itu turut jadi sasaran amuk massa.
Foto yang diupload facebooker Ihsanul Faruqi, (12/9/18).

Sejumlah pengunjuk rasa tewas dalam unjuk rasa di Basrah ,yang meletus sejak Senin (03/09/2018). Mereka yang tewas sebagian besar karena jadi sasaran peluru panas petugas keamanan Irak.

Warga Basrah menyatakan aksi unjuk mereka didorong oleh korupsi besar-besaran di tubuh pejabat Irak dan buruknya pelayanan publik. Sampai-sampai, tak ada jaminan stok air minum dan pasokan listrik bagi warga, lansir Kiblat.net, (08/09/18).

Seorang pengguna Facebook bernama Ihsanul Faruqi memposting hal mengejutkan perihal penemuan pasca kerusuhan di kantor kedutaan Iran di Kota Bashrah terkait adanya "pasport surga" dan "asuransi Illahi".

"Yang tertinggal dari kerusuhan di kantor kedutaan republik majusi iran di kota Basrah Irak kemarin, PASPOR SYURGA sama ASURANSI ILAHI! Hal sama juga pernah ditemukan Suriah, di bangkai milisi rafidhah iran yang tewas di tangan mujahidin. Memang mantab kaum rafidhah ini...... Gilanya!!" tulis Ihsanul Faruqi dalam beranda Facebook, (12/9/18).

Hingga berita ini diturunkan, postingan Ihsanul Faruqi telah mendapatkan like lebih dari 300 dan 140 kali dibagikan. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: