Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Imam Bukhari rahimahullah berkata:

مَا أُبَالِي صَلَّيْتُ خَلْفَ الْجَهْمِيِّ والرَّافِضِيِّ أَمْ صَلَّيْتُ خَلْفَ الْيَهُودِ وَالنَّصَارَى، وَلَا يُسَلَّمُ عَلَيْهِمْ، وَلَا يُعَادُونَ، وَلَا يُنَاكَحُونَ، وَلَا يَشْهَدُونَ، وَلَا تُؤْكَلُ ذَبَائِحُهُمْ

“Aku tidak berpikir akan shalat dibelakang seorang jahmiyyah dan syiah rafidhah, dan aku shalat dibelakang yahudi dan nashrani. Sesungguhnya tidak boleh diucapkan salam untuk mereka, dan mereka tidak boleh dijenguk ketika sakit, dan mereka tidak boleh dinikahi dengan kaum muslimin, dan mereka tidak boleh memberi kesaksian, dan sesembelihan mereka tidak boleh dimakan” (Kholqu Af’aal Al Ibaad hal 33) Alamiry.net

0 komentar: