Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, YAMAN—Kelompok Milisi Syiah Houthi di Yaman dilaporkan telah berjanji akan meningkatkan serangannya terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Serangan ini sebagai pembalasan atas perlawanan Koalisi Teluk terhadap Houthi selama tiga tahun di Yaman.

Koalisi Teluk yang dipimpin Saudi telah melancarkan perlawanan militer terhadap kelompok Milisi Syiah Houthi sejak Maret 2015 untuk memulihkan pemerintahan Yaman yang sah. Konflik Yaman telah menewaskan dan melukai lebih dari 600 ribu warga sipil, menurut Kementerian Hak Asasi Manusia Yaman.

Kelompok Houthi yang didukung Iran berupaya untuk menguasai Yaman. Untuk itu, Houthi gencar melancarkan serangan rudal dan penembak jitu terhadap sasaran-sasaran yang berbasis di Saudi, serta memerangi pasukan yang didukung Saudi di Yaman.
Related Posts

Mohammad al-Bukhaiti, tokoh penting dalam Dewan Politik Houthi mengatakan kepada  The Financial Times bahwa para pasukan Houthi tengah membuat rudal mereka sendiri. “Yaman telah menambahkan sistem baru untuk memproduksi rudal, sehingga lebih banyak rudal menargetkan Arab Saudi sebagai bagian dari eskalasi,” ungkap Al-Bukhaiti dalam sebuah wawancara.

Sebelumnya pada Sabtu (28/4/2018), Houthi telah menembakkan delapan rudal ke sejumlah “target ekonomi dan vital” di wilayah barat daya Saudi, Jizan. Namun Saudi mengklaim bahwa militernya berhasil mencegat rudal Houthi. Islampos.com

0 komentar: