Breaking News
Loading...

Syiahidonesia.com - Pemberontak syiah Houthi di Yaman menyerang kapal tanker Arab Saudi dengan rudal.

Kapal tanker itu berada di perairan internasional sebelah barat Al Hudaydah saat diserang pada Selasa (3/4/2018), menurut pernyataan juru bicara koalisi Arab Saudi, Kolonel Turki al-Malki.

Ia tidak mengungkapkan seberapa besar kerusakan yang terjadi, tetapi serangan itu disebutnya sebagai ancaman serius terhadap navigasi maritim dan perdagangan internasional di wilayah sekitarnya.

Al-Malki menambahkan, kapal perang koalisi Arab Saudi telah mengawal tanker dari area tersebut. Tapi bagaimanapun juga, serangan itu kini menimbulkan kerusakan lingkungan dan ekonomi.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi Yaman, Al Mayadeen, para pemberontak menyatakan bahwa serangan itu merupakan bentuk balas dendam atas kematian warga sipil Yaman.

Mereka tewas dalam serangan udara Arab Saudi di Al Hudaydah, satu-satunya pelabuhan di Yaman yang dikendalikan oleh Houthi.

Saksi menyebut, sedikitnya 14 orang dinyatakan terbunuh, termasuk anak-anak, ketika mereka sedang bercengkerama di luar rumah. Tapi Arab Saudi menampik tuduhan ini, dengan menyatakan mereka tidak pernah menyerang hunian penduduk.

Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi, yang telah menyerang Houthi dan sekutunya sejak Maret 2015, mengatakan serangan di Al Hudaydah hanya dilancarkan terhadap militer.

Houthi tidak memiliki angkatan udara. Namun mereka membuat marah Arab Saudi, karena berulang kali menembakkan rudal ke Saudi tersebut, terutama serangan tujuh-rudal (a seven-missile barrage) yang diluncurkan akhir bulan lalu.

Saudi mengklaim bahwa senjata tersebut dipasok oleh Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi. Akan tetapi, Iran membantahnya. Arab Saudi menegaskan bahwa kapal tanker, yang tidak diidentifikasi namanya, diserang oleh Houthi dengan dukungan Iran pada sore hari. Beritatrans.com

0 komentar: