Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Wilayah Ghauta terus dihujani serangan oleh rezim syiah Suriah yang dibantu oleh Rusia, padahal sudah terjadi kesepakatan gencatan senjata karena korban yang berjatuhan adalah rakyat sipil.

Padahal gencatan senjata itu merupakan Resoulsi 2401 yang secara bulat disetujui anggota DK PBB pada Sabtu pekan lalu. Tetapi oleh rezim Suriah pimpinan Bashar malah melanggar kesepakatan tersebut dan korban jiwa semakin berjatuhan.

Dilansir sindonews.com (1/3/18) Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusiamelaporkan pasukan rezim Presiden Bashar al-Assad dengan dukungan pesawat tempur Rusia menggempur Ghauta Timur sejak 18 Februari 2018. Serangan yang nyaris tanpa henti menyebabkan lebih dari 550 warga sipil tewas.

Menurut warga mengatakan bahwa pesawat tempur Rezim Syiah Assad  meluncurkan beberapa serangan mematikan pada dini hari Rabu (28/2/18). Serangan terkuat melanda tiga kota yaitu, Douma, Misraba dan Harasta. Islamkafah.com

0 komentar: