Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sedikitnya 38 warga sipil tewas pada hari Senin (5/3/2018) oleh pasukan rezim Assad di distrik Ghouta, Suriah timur, menurut sumber pertahanan sipil setempat.

Rezim Syiah Assad terus melakukan serangan darat dan udara di Ghouta Timur, sebuah daerah pinggiran Damaskus, terlepas dari inisiatif gencatan senjata terpisah yang disahkan oleh Rusia dan Dewan Keamanan PBB.

Menurut the White Helmets, sebuah badan pertahanan sipil setempat, 11 warga sipil tewas hari Senin oleh serangan udara dan serangan rudal di lingkungan Jisreen distrik tersebut, lansir Anadolu Agency.

Sedikitnya 27 warga sipil lainnya tewas pada hari yang sama akibat serangan udara dan darat rezim di lingkungan Duma dan Harasta dan di kota-kota Hammuriyah, Harasta, Saqba, Semelka, Kafr Batna, Beit Sawa, Misraba dan Al-Ashari.

Pada hari Sabtu, pasukan rezim dan milisi sekutu maju ke beberapa wilayah yang dikuasai oposisi, menangkap kota al-Nashabiya dan desa-desa di Otaya dan Hazrama.

Sejak 19 Februari, sedikitnya 794 orang telah terbunuh di Ghouta Timur dan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat lagi karena serangan rezim terus berlanjut.

Rumah bagi sekitar 400.000 orang, Ghouta Timur tetap berada di bawah pengepungan dan blockade  rezim yang melumpuhkan selama lima tahun terakhir.

Dalam delapan bulan terakhir, pasukan rezim telah meningkatkan pengepungan mereka, sehingga makanan atau obat-obatan hampir tidak mungkin masuk ke distrik tersebut dan membuat ribuan orang membutuhkan perawatan medis. Jurnalislam.com

0 komentar: