Breaking News
Loading...




يقول العالم الشيعي محمد آصف محسني:{وبالجملة أكثر تفاصيل حوادث كربلاء مجهولة، والناس يطلبون ما يبكيهم، وكثير من الوعاظ محتاجون إلى الجاه والمال، فآل أمر القصص إلى ما يُرى.}[32]

Secara Umum kejadian Karbala adalah mitos belaka, sedangkan orang orang dengan tangis mereka mencari kemulyaan Karbala. Sedangkang kalangan Pengkhotbah di Karbala itu hanya semata mencari kehormatan belakan dan Uang 

Oleh Zulkarnain El-Madury

Mitos dan kultus kuburan di Iran sampai pada puncaknya, hingga menanamkan keyakinan yang diluar analar sehat. Rahib rahib Syiahdi Iran bukan saja mendapatkan jatah gratis dari pemerintah Iran, tetapi juga punya bank khusus yang bisa dinikmati oleh para ulama Syiah di Iran. Sebagaimana terjadi iran, pemetaan kuburan kramat yang mengundang para wisatawan kuburan dari seluruh dunia. Mereka yang memburu kuburan untuk kepentingan sebagai media meditasi mereka, karena kuburan yang bisu itu dianggap bisa menyalurkan hajat mereka kepada Allah. Salah satu ketidak-berdayaan para kuburiyun yang tidak yakin doanya dikabulkan Allah, kalau tidak menggunakan perantara kuburan kramat.


Apalagi di Iran, kuburan kalangan Imam dianggap sederajat dengan dengan Nabi, dan hidup abadi dalam kuburnya. Bisa mendengar ratapan orang yang hidup yang membutuhkan pertolongannya. Karena kedudukan kuburan Imam Imam Syiah itulah muncul pekerja pekerja rodi di kubuaran yang melayani pemburu kuburan bertemu tuan mereka yang sedang berlibur di dalam. Mereka kan tidak mati, hidup layaknya di dunia, bagi para imam ada dikuburan sama halnya ada dalam kebun kebun Surga. Itulah paham Syiah yang paling menyesatkan, termasuk didalamnya para penganut Thoriqah kuburiyun yang marak di dunia, lebih baik kekuburan di Iran dari pada datang umroh ke Masjidil haram.

Tidak heran kalau muncul anggapan lebih baik ke Iran dari pada mekkahnya orang orang wahabi Nashibi. Sebuah anggapan yang merendahkan Mekkah dan Madina dan memulyakan para bangkai Imam imam Syiah.

Bukti Karbala juga sebenarnya menjadi dorongan dan motivasi para pemburu uang dari kalangan Imam yang lapar, sehingga mereka mempertaruhkan segala bentu resiko dihadapan Allah, mereka terpaksa membohongi umat demi merampok uang umat dengan cara berlindung dibalik kuburan kramat.


يقول العالم الشيعي محمد آصف محسني:{وبالجملة أكثر تفاصيل حوادث كربلاء مجهولة، والناس يطلبون ما يبكيهم، وكثير من الوعاظ محتاجون إلى الجاه والمال، فآل أمر القصص إلى ما يُرى.}[32]

Secara Umum kejadian Karbala adalah mitos belaka, sedangkan orang orang dengan tangis mereka mencari kemulyaan Karbala. Sedangkang kalangan Pengkhotbah di Karbala itu hanya semata mencari kehormatan belakan dan Uang  [ Biharul Anwar ]

0 komentar: