Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Spanyol – Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubair mengatakan bahwa negaranya berusaha berkonsultasi dengan Negara sekutu mengenai bagaimana menghentikan kontrol Organisasi Syiah Hizbullah di Lebanon. Beirut tidak akan stabil sebelum senjata Hizbullah dilucuti dan mereka menjadi partai politik.

Berbicara dalam konferensi pers bersama Menlu Spanyol, Alfonso Dastis, di ibukota Madrid pada Jumat (17/11), Jubair juga menekankan bahwa negaranya mendukung perdana menteri Lebanon yang baru mengundurkan diri, Saad Al-Hariri.

“Akan tetapi, Hizbullah menculik Negara dan menghambat kerja pemerintah serta menghalangi pemerintahan,” imbuh Jubair.

Dia melanjutkan, tidak mungkin membiarkan milisi teroris Hizbullah bekerja di luar konstitusi Negara. Hizbullah telah menjalankan sistem perbankan Lebanon untuk kepentingan kelompoknya.

Sebelumnya, Jubair mengungkapkan pihaknya tengah berkonsultasi dengan Negara sekutu untuk menjatuhkan hukuman terhadap Hizbullah. Langkah-langkah tersebut akan diumumkan pada waktunya.

Jubair mengatakan dalam konferensi pers pada Kamis lalu bersama Menlu Prancis Jean-Yves Laudrian di Riyadh juga menegaskan bahwa krisis di Lebanon sebab utama adalah Organisasi Hizbullah. Hizbullah menjadi kaki tangan Iran untuk menancapkan pengaruh di Negara tersebut. Kiblat.net

0 komentar: