Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Garda Revolusi Syiah Iran adalah kekuatan terpisah dari tentara Iran.

Mereka hanya mentaati pemimpin tertinggi negara tersebut.

Sementara itu, kepala staf militer Iran Mohammad Hussein Bagheri mengatakan pada hari Selasa bahwa militer berusaha memperbaiki keakuratan rudal balistiknya, namun menambahkan bahwa mereka tidak bermaksud membawa hulu ledak nuklir.

Sebuah rudal balistik jarak jauh sejauh 2.000 km dari Iran tidak mampu menyerang Amerika Serikat, namun dapat menjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah, termasuk beberapa pangkalan Amerika dan fasilitas angkatan laut Amerika di wilayah ini.

Program rudal Iran tidak tercakup dalam kesepakatan nuklir 2015 yang dicapai Teheran dengan kekuatan dunia, termasuk Amerika Serikat. Jurnalislam.com

0 komentar: