Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Makassar -- Berkembangnya Syiah di Sulawesi Selatan dinilai diakibatkan tidak adanya aturan tegas untuk melarangnya. Pemerintah dinilai kurang tegas meski sudah mengeluarkan edaran beberapa waktu lalu.

Ketua Lembaga Pemburu Aliran Sesat (LPAS) Sulsel, Shiddieq mengatakan, mengstakan harusnya surat edaran tersebut ditembuskan ke Polda, Polres TNI, Kemenag Sulsel, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan instansi-instansi terkait.
Namun, kata dia, hal itu tidak sesuai dengan harapan masyarakat (ummat) Muslim pada umumnya.

"Kemungkinan besar belum keluarnya edaran tersebut karena adanya intimidasi besar dari orang-orang luar terhadap pihak Pemprov Sulsel, ini akan kita telusuri siapa kelompok-kelompok yang mencoba mencurangi," kata dia, Selasa (10/10/2017).

Posisi surat edaran tersebut bukan menjadi kebijakan yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) karena hal ini persoalan akidah ummat muslim yang mayoritas Sunni. Belum lagi, Fatwa MUI untuk mewaspadai dan mengantisipasi ajaran Syiah itu sangat jelas. Harianamanah

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: