Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebuah badan pengawas hak asasi internasional pada hari Ahad (1//10/2017) melaporkan Iran merekrut anak-anak imigran Afghanistan untuk berperang di Suriah membela pasukan rezim Nushairiyah Assad, lansir Anadolu Agency.

Dalam sebuah laporan terakhir, Human Rights Watch mengatakan anak-anak Afghanistan di Iran sekitar usia 14 tahun telah bertarung di divisi Fatemiyoun (milisi Syiah), sebuah kelompok bersenjata Afghanistan yang didukung oleh Republik Syiah Iran yang bertempur membantu pasukan rezim Syiah Suriah.

Menurut HRW, hukum internasional mempertimbangkan bahwa merekrut anak-anak di bawah usia 15 tahun untuk berpartisipasi secara aktif dalam pertempuran merupakan kejahatan perang. Jurnalislam

0 komentar: